Sidimpuanpos.com – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menghadiri tabligh akbar dalam rangka Hari Jadi ke-75 Kabupaten Tapsel yang digelar di Lapangan Astaka, Sipirok, Kamis (20/11/2025).
Ribuan warga memadati lokasi untuk mengikuti tausiah Ustadz Ucay Batubara.
Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan menyampaikan permohonan maaf karena tidak hadir pada pembukaan Pameran Pembangunan 2025. Ia menjelaskan bahwa sedang berada di Jakarta terkait program prioritas Gerakan 1.000 Kolam.
Baca Juga : Pendidikan Usia Dini Jadi Prioritas, Wabup Buka Gebyar PAUD
“Alhamdulillah, berkat sinergi kita semua, program Gerakan 1.000 Kolam yang belum genap enam bulan sudah dilirik pemerintah pusat dan diikutsertakan dalam kompetisi SDGs Award, dan Tapsel menjadi satu-satunya perwakilan dari Sumatra yang meraih Top 1 I-SIM,” ujarnya.
Ia menegaskan rangkaian HUT Tapsel tetap terlaksana meski dalam kondisi penghematan.
“Walau ada penghematan, HUT Tapsel harus tetap kita laksanakan karena ini untuk rakyat,” tegasnya.
Berbagai kegiatan diselenggarakan, mulai dari acara keagamaan, budaya, hingga kompetisi untuk naposo nauli bulung yang menonjolkan kearifan lokal Dalihan Natolu. Untuk anak dan remaja tersedia lomba drum band, sementara sektor olahraga menghadirkan empat cabang perlombaan.
Bupati juga mengumumkan agenda lanjutan: fun walk pada Jumat, serta fun run 5K dan 10K pada Sabtu. Ia meminta maaf karena pendaftaran fun run ditutup setelah kuota 5.000 kaos terpenuhi.
“Bagi yang tidak kebagian kaos, tetap boleh ikut untuk meramaikan,” katanya.
Final sepak bola Angkola Timur vs Batang Toru dijadwalkan pada Sabtu, disusul malam penutupan dan pengumuman pemenang seluruh lomba di arena pameran.
Seluruh kegiatan diharapkan mendorong perputaran ekonomi daerah dan memberikan ruang lebih besar bagi UMKM lokal.
Bupati juga mendorong Baznas Tapsel memperkuat penyaluran zakat produktif agar mustahik dapat meningkat menjadi muzakki.
Lihat Juga : Wawako Padangsidimpuan Tinjau Pelayanan RSUD Usai Penerapan UHC
“Zakat, infak dan sedekah mengajarkan bahwa tidak boleh ada muslim yang kelaparan di tengah muslim yang kekenyangan,” ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah Ustadz Ucay Batubara. Hadir pula Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, pimpinan DPRD, Forkopimda, Sekda, pimpinan OPD, tokoh agama, serta ribuan jemaah. (Adi)


