Sidimpuanpos.com – Jalan lintas Sosopan di Sumatera Utara menjadi salah satu jalur alternatif yang menghubungkan sejumlah daerah, seperti Gunung Tua, Sibuhuan hingga Padangsidimpuan.
Dari Gunung Tua menuju Sibuhuan, jarak tempuh sekitar 70 kilometer. Sementara dari Padangsidimpuan ke Sibuhuan melalui jalur Sosopan membutuhkan waktu perjalanan sekitar 2 hingga 3,5 jam, tergantung kondisi jalan dan cuaca.
Saat ini, kondisi jalan lintas Sosopan mulai mengalami perbaikan di beberapa titik. Sebagian ruas telah mulus dan lebih nyaman dilalui dibandingkan sebelumnya. Namun demikian, tantangan masih ada, terutama di wilayah yang rawan longsor, (25/02/2026)
Baca Juga : Harga Cabai dan Sayuran Naik di Pasar Tanjung Botung
Selain itu, jalur yang melintasi kawasan hutan juga kerap sepi dan sesekali dilaporkan adanya satwa liar, seperti harimau, yang turun mendekati jalan, sebagaimana disampaikan salah seorang ibu penjaga warung yang merupakan warga Sosopan.
Seorang pengendara, Andre (33), mengaku pernah merasakan sulitnya melintasi jalur tersebut. “Bulan Desember kemarin saya lewat sana mau ke Sipirok. Jalannya banyak longsor dan sulit dilewati mobil, ditambah lagi suasananya sepi. Waktu itu saya touring pakai motor,” ujarnya.
Pengalaman serupa juga disampaikan Raisa (30). la mengaku sempat melewati jalur tersebut tanpa mengetahui medan yang akan dilalui. “Jadi teringat waktu pulang dari Pekanbaru mau balik ke Sidimpuan. Mau ambil jalan potong, malah arahnya ke Sosopan. Tidak tahu kalau jalannya ekstrem sekali, apalagi waktu itu sudah malam. Cukup sekali saja lewat sini,” katanya.
Masyarakat berharap perbaikan jalan lintas Sosopan dapat terus dilanjutkan secara menyeluruh, sehingga jalur tersebut menjadi lebih aman dan nyaman, serta dapat mendukung kelancaran mobilitas dan perekonomian warga di wilayah sekitar.(Fazry)


