Sidimpuanpos.com – Aktivitas warga Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) di Desa Ujung Batu V Aliaga, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, dalam menanam bibit sawit di lahan yang mereka kelola mengalami kendala setelah akses jalan menuju lokasi dipalang (08/03/2026).
Jalan tersebut merupakan jalur yang biasa digunakan warga untuk membawa bibit sawit menuju lahan mereka. Selain pemalangan jalan, di sekitar lokasi juga terlihat adanya parit gajah di pinggir jalan yang membuat mobilitas warga menjadi lebih terbatas.
Salah seorang warga TSM Desa Ujung Batu V, Erros, mengatakan bahwa kondisi tersebut membuat aktivitas warga dalam mengelola lahan menjadi terhambat.
Baca Juga : Tarawih Keliling, Bhabinkamtibmas Sosa Sampaikan Pesan Kamtibmas
Kami sudah lama berupaya mengelola lahan ini, namun dengan adanya pemalangan jalan akses, aktivitas warga menjadi sulit,” ujarnya.
Meski demikian, warga TSM tetap melanjutkan kegiatan mereka dengan mendirikan posko untuk memantau situasi di sekitar lokasi. Posko tersebut sempat mengalami kerusakan, namun kemudian kembali dibangun oleh warga sebagai bentuk kebersamaan mereka.
Di lokasi tersebut juga dipasang spanduk bertuliskan “Koperasi Tani Jaya Nomor Badan Hukum: 518/BIL/PL.V/2009 Desa Ujung Batu V Kecamatan Hutaraja Tinggi Kabupaten Padang Lawas” sebagai identitas kelompok yang mengelola lahan tersebut.
Koperasi Tani Jaya diketahui bekerja sama dengan Yayasan Riandja Sangap Gabe Arta yang dipimpin oleh H. Albiner Sitompul, serta Ketua Koperasi Tani Jaya, Erli Sakti Simanjuntak.
Sakti Simanjuntak menyampaikan bahwa warga berharap dapat mengelola lahan mereka dengan tenang untuk mendukung kebutuhan hidup masyarakat.
Lihat Juga : BBM Baru Datang Malam Hari, SPBU di Palas Dipadati Antrean
”Kami berharap dapat bekerja dengan tenang dalam mengelola lahan ini demi keberlangsungan hidup warga,” katanya.
Sementara itu, H. Albiner Sitompul mengatakan pihaknya telah menyampaikan persoalan tersebut kepada pihak berwenang dan berharap adanya perhatian serta solusi yang baik bagi semua pihak.
”Kami berharap ada solusi yang dapat memberikan kepastian dan ketenangan bagi warga dalam beraktivitas,” ujarnya.(fazry)


