Rabu, Oktober 14, 2026

Bank Sumut Dorong UMKM Tapsel Lepas dari Pinjaman Bunga Tinggi

Must Read

Sidimpuanpos.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ditetapkan sebagai daerah percontohan program kredit murah bagi pelaku UMKM oleh Bank Sumut. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas usaha sekaligus membebaskan pelaku UMKM dari pinjaman berbunga tinggi.

Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menyebut Tapsel dipilih sebagai pilot project karena dukungan aktif pemerintah daerah dalam pengembangan sistem keuangan dan sosialisasi pembiayaan.

“ Program ini kita mulai dari Tapsel sebagai pilot project. Harapannya, pelaku UMKM bisa mendapatkan akses pembiayaan yang lebih ringan dan kompetitif, ” ujar Heru kepada wartawan di Medan, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga : Pasokan BBM di SPBU Ujung Batu Stabil, Antrean Nihil

Program ini juga merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution untuk memperluas akses pembiayaan UMKM serta mengurangi ketergantungan pada APBD dan ASN.

Heru menjelaskan, skema pembiayaan menggunakan sistem tanggung renteng berbasis kelompok usaha, dengan pinjaman mulai Rp1 juta hingga Rp20 juta untuk kelompok minimal enam orang, khususnya kaum ibu.

“ Fokus kita memang ibu-ibu, karena mereka dinilai lebih disiplin dalam mengelola keuangan dan memiliki komitmen tinggi dalam pengembalian pinjaman, ” katanya.

Program ini tidak hanya menyasar pelaku usaha yang sudah berjalan, tetapi juga masyarakat yang ingin memulai usaha, dengan syarat mampu memenuhi kewajiban pembayaran.

Baca Juga : Pemkab Palas Ekspose Sistem Manajemen Talenta ke BKN

Selain itu, Bank Sumut akan mengembangkan layanan Sumut Link untuk mempermudah transaksi perbankan melalui agen di desa dan dusun.

Dengan potensi 248 desa di Tapsel, program ini diharapkan mampu memperluas inklusi keuangan dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

“ Jika program ini berhasil di Tapsel, maka akan kita kembangkan ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara, ” ujarnya.

Heru berharap dukungan pemerintah daerah dan masyarakat dapat mengoptimalkan pelaksanaan program tersebut.

” Program ini dapat berjalan secara komprehensif dengan dukungan berbagai pihak, sebagai bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di Sumatera Utara, ” katanya.(Galeh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This