Sidimpuanpos.com – Semangat gotong royong terasa di Desa Aek Haruaya, Kecamatan Portibi, Selasa (28/7/2026). Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara sukses menggelar “Gerakan Posyandu Aktif” yang dihadiri jajaran pimpinan daerah bersama ratusan warga—sebuah langkah nyata menindaklanjuti Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu.
Regulasi tersebut mengamanatkan transformasi Posyandu menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD) yang berperan menyelenggarakan 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Berbeda dari kegiatan Posyandu rutin biasanya, acara kali ini diwarnai antusiasme tinggi dari para kader dan masyarakat.
Camat Portibi, Julpikar Harahap, MM., dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dengan Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan dan desa sebagai mitra strategis pembangunan. Ia juga menyampaikan pandangannya bahwa mencetak generasi balita dan anak yang sehat bukan perkara berdiri sendiri, melainkan mata rantai dari kesejahteraan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat secara utuh.
Baca Juga : Teguhkan Semangat Kaum Tani, DPW Tani Merdeka Sumut Resmi Dilantik
“Anak yang sehat membutuhkan gizi. Gizi dihasilkan oleh keluarga yang sejahtera, dan keluarga yang sejahtera ditopang oleh panen yang melimpah. Panen yang melimpah tentu membutuhkan infrastruktur saluran irigasi dan jalan yang baik. Ini semua adalah satu kesatuan untuk mewujudkan kesehatan generasi kita,” ujarnya.
Respons Cepat Atasi Bencana
Pada kesempatan itu, Camat Portibi turut mengapresiasi kesigapan Bupati Padang Lawas Utara, H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., dalam menangani ancaman krisis pangan dan bencana alam. Sepanjang tahun ini, tercatat enam insiden ekstrem—mulai dari tanah longsor hingga putusnya saluran irigasi akibat curah hujan tinggi—yang berdampak pada 120 hektare sawah warga.
Berkat instruksi cepat Bupati kepada Sekda, BPBD, dan Dinas Pekerjaan Umum untuk menerjunkan alat berat, perbaikan irigasi rampung hanya dalam tiga hari, sehingga ratusan warga terhindar dari ancaman gagal panen.
Enam Layanan dalam Satu Atap
Ketua Posyandu Kabupaten Padang Lawas Utara, Ny. Refina Reski Basyah Harahap, yang turut meninjau kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi kepada para kader Posyandu serta jajaran kecamatan dan desa atas dedikasi mereka. Ia juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai pengintegrasian 6 Bidang SPM ke dalam fungsi Posyandu, meliputi: Kesehatan (bersama Dinas Kesehatan), Pendidikan (layanan PAUD bersama Dinas Pendidikan), Pekerjaan Umum (pemenuhan air bersih), Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (program Rumah Tidak Layak Huni dan jamban sehat), Trantibumlinmas (ketentraman dan perlindungan masyarakat bersama Satpol PP dan BPBD), serta Sosial (pendampingan kesejahteraan bersama Dinas Sosial).
Lihat Juga : Pulihkan Sawah dan Kebun, Aceh Percepat Rehabilitasi Pertanian Pascabanjir
Kegiatan di Desa Aek Haruaya ini menghadirkan layanan yang jauh lebih luas dari Posyandu pada umumnya—tak hanya menyasar balita, tetapi juga mencakup pemeriksaan ibu hamil dan menyusui, edukasi kesehatan remaja, layanan bagi warga usia produktif, hingga pemeriksaan kesehatan gratis untuk lanjut usia.
Turut hadir sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, di antaranya Asisten I Lairar Rusdi Nasution, S.STP.MM, Kepala Dinas PMD, Kepala BPKAD, dan Kepala Dinas Pendidikan. Kehadiran mereka diharapkan menjadi penanda awal kebangkitan layanan LKD terpadu di Padang Lawas Utara—sebuah komitmen membangun desa sekaligus mewujudkan generasi masa depan yang tangguh, cerdas, dan sejahtera secara berkelanjutan.(Galeh)


