Rabu, Oktober 14, 2026

Target Satu Desa Satu PAUD, Tapsel Kukuhkan 248 Bunda PAUD

Must Read

Sidimpuanpos.com — Sebanyak 248 Bunda PAUD Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Tapanuli Selatan resmi dikukuhkan oleh Bunda PAUD Kabupaten Tapanuli Selatan, Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, dalam kegiatan yang digelar Pokja Bunda PAUD di Aula Sarasi Lantai III Kompleks Perkantoran Bupati Tapanuli Selatan, Kamis (30/7/2026).

Acara turut dihadiri Bupati H. Gus Irawan Pasaribu selaku Ketua Pembina Pokja Bunda PAUD, jajaran OPD, Ketua HIMPAUDI, Ketua PKG Kecamatan, serta ratusan Bunda PAUD dari desa dan kelurahan. Pengukuhan ini bertujuan memperkuat peran Bunda PAUD sebagai penggerak layanan PAUD berkualitas hingga tingkat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan menegaskan usia 0–6 tahun merupakan masa emas yang menentukan karakter, kecerdasan, dan kepribadian anak. Ia meminta para Bunda PAUD tak hanya bertugas administratif, tetapi menjadi motor penggerak kemajuan PAUD di wilayah masing-masing.

Baca Juga : Gerindra-Demokrat-Perindo: APBD Harus Kembali ke Rakyat

“Setelah kembali ke desa, susunlah program untuk memajukan PAUD. Bagi desa yang belum memiliki PAUD, mari kita wujudkan secara bertahap sehingga target satu desa satu PAUD dapat tercapai,” ujarnya.

Dari 212 desa dan 36 kelurahan di Tapanuli Selatan, Bupati meminta Dinas Pendidikan dan pemerintah desa memanfaatkan fasilitas yang ada — seperti ruang kosong di sekolah dasar atau kantor desa — untuk membuka layanan PAUD baru. Ia mencontohkan program Sekolah Rakyat, di mana banyak siswa awalnya belum bisa membaca dan berhitung akibat tak mengenyam PAUD, namun kini membaik lewat pembelajaran intensif berasrama.

Bupati juga menyebut komitmen pemerintah daerah meningkatkan mutu tenaga pendidik, salah satunya dengan mengirim 125 calon kepala sekolah terbaik mengikuti pelatihan kepemimpinan selama 10 hari di Sumatera Utara. “Kalau kita ingin mewujudkan Indonesia Emas 2045, fondasinya harus dibangun dari pendidikan usia dini,” tegasnya.

Selain itu, ia mengajak para Bunda PAUD berperan menjaga ketahanan keluarga dengan mengedukasi masyarakat menjauhi narkoba dan rentenir, karena keharmonisan keluarga turut memengaruhi tumbuh kembang anak.

Lihat Juga : Setujui Ranperda APBD 2025, Fraksi Golkar Beri 9 Catatan untuk Pemko

Sementara itu, Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu mengungkapkan masih ada 103 desa dan kelurahan di Tapanuli Selatan yang belum memiliki layanan PAUD. Ia mengajak seluruh Bunda PAUD bersinergi dengan pemerintah desa, PKK, Posyandu, Puskesmas, dan HIMPAUDI agar setiap anak mendapat akses pendidikan usia dini. Ia juga mendorong dukungan terhadap Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan serta dokumentasi kegiatan melalui Platform Pijar Bunda PAUD sebagai persiapan Apresiasi Bunda PAUD tingkat nasional.

Ketua Panitia, Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, melaporkan kegiatan ini diikuti sekitar 325 peserta, terdiri atas Bunda PAUD Desa/Kelurahan, Bunda PAUD Kecamatan, pengurus Pokja, Tim Penggerak PKK, hingga unsur perangkat daerah terkait.(Galeh)

Sumber : prokopimkabtapsel

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Kreatif! Warga Binaan Lapas Padangsidimpuan Hasilkan Miniatur Vespa Bernilai Ekonomi

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Dalam upaya meningkatkan kreativitas dan keterampilan warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan melaksanakan kegiatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This