Selasa, Oktober 13, 2026

Wabup Paluta Buka Muscab III FSPTSI-KSPSI, Dorong Perlindungan dan Kesejahteraan Buruh

Must Read

Sidimpuanpos.com, PADANG LAWAS UTARA – Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), H. Basri Harahap, resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) III Pimpinan Cabang (PC) FSPTSI-KSPSI Kabupaten Paluta. Kegiatan tersebut digelar di Aula Hotel Mitra Gunung Tua, Senin (28/9/2026), dan dihadiri sejumlah pihak terkait, termasuk perwakilan DPRD Paluta serta pengurus serikat pekerja.

Dalam sambutannya, H. Basri Harahap mengapresiasi peran FSPTSI-KSPSI tingkat cabang yang dinilai telah membantu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Saat ini, serikat pekerja tersebut disebut telah menyerap hampir 2.800 tenaga kerja lokal.

Meski demikian, Basri menekankan bahwa keberhasilan dalam menyerap tenaga kerja perlu diikuti dengan perhatian terhadap kualitas serta perlindungan hak-hak para pekerja.

Ia meminta agar para pekerja di perusahaan maupun perkebunan mendapatkan perlindungan dan jaminan sosial, termasuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Disdik dan Siswa Sekolah Negeri Padangsidimpuan Galang Rp41 Juta untuk Korban Kebakaran Kantin

“Pencapaian dari segi kuantitas memang luar biasa, tetapi kualitas pekerja jauh lebih penting. Perjuangan serikat harus diarahkan pada pemenuhan hak-hak esensial. Kita harus memastikan apakah para pekerja di perusahaan dan perkebunan sudah mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Basri.

Sementara itu, Ketua PC FSPTSI-KSPSI Kabupaten Paluta, Hendra Sutan Rambe, S.Pd., mengatakan keberadaan buruh bongkar muat memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat desa.

Menurutnya, aktivitas sembilan pabrik perkebunan di Kabupaten Paluta juga tidak terlepas dari peran para buruh bongkar muat.

Hendra menyampaikan, target awal organisasinya adalah membuka 2.000 lapangan pekerjaan. Namun, hingga saat ini jumlah tenaga kerja yang berhasil direalisasikan telah mencapai 2.731 orang.

“Target awal kepemimpinan kami adalah membuka 2.000 lapangan pekerjaan, namun alhamdulillah saat ini telah melampaui target dengan terealisasinya 2.731 pekerja. Ke depan, jika kembali terpilih, kami menargetkan pembukaan 6.000 lapangan pekerjaan untuk menguatkan ekonomi keluarga buruh di Paluta,” papar Hendra.

Dukungan terhadap pelaksanaan Muscab juga disampaikan Anggota DPRD Paluta, Gusman Efendi Siregar, S.Pt., yang hadir mewakili pimpinan DPRD.

Lihat Juga: Wabup Syahdian Buka Rembuk Stunting 2026, Perkuat Sinergi Cegah Stunting di Labusel

Ia mengatakan posisi buruh saat ini semakin strategis dalam pembangunan, seiring dengan adanya hubungan tripartit antara pekerja, pengusaha dan pemerintah.

“Di masa lalu, buruh sering dipandang sebelah mata dan hanya dijadikan objek pembangunan. Namun saat ini, posisi kaum buruh sudah sejajar dalam posisi tripartit dengan pengusaha dan pemerintah,” ungkap Gusman.

Ketua PD FSPTSI-KSPSI Sumatera Utara, H. Febri Dalimunte, ST, MM, dalam kesempatan itu juga mendorong adanya peningkatan kapasitas para pekerja melalui program Bimbingan Teknis (Bimtek).

Ia berharap Pemkab dan DPRD Paluta dapat mendukung program tersebut sehingga pekerja memiliki kemampuan negosiasi yang lebih baik serta mampu menjalankan aktivitas organisasi secara profesional.

Febri juga mengingatkan para kader serikat pekerja agar mengedepankan etika dalam menyampaikan tuntutan dan meninggalkan tindakan kekerasan maupun cara-cara yang dapat merugikan perjuangan organisasi.

“Kita harus bertransformasi menjadi organisasi yang modern, profesional, dan berakhlak. Budaya lama harus ditinggalkan. Pekerja harus beretika di lapangan,” pungkasnya. (Galeh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Pengajian Jamaah Haji Kloter 19 Padangsidimpuan Bahas Kewajiban Mengqadha Salat

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Jamaah haji Kloter 19 Kota Padangsidimpuan tahun 2023 menggelar pengajian bulanan di Masjid Al Hidayah, Jalan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This