Selasa, Oktober 13, 2026

Dr Suheri Harahap : Kopdes Merah Putih Optimalkan Potensi Desa

Must Read

Sidimpuanpos.com – Kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Tapanuli Selatan (Tapsel) disambut dengan penuh semangat oleh masyarakat setempat. Koperasi ini dianggap sebagai momentum penting untuk mempercepat pembangunan ekonomi yang berbasis pada desa serta menuju ketahanan pangan yang lebih baik.

Selama ini, sekitar 80 persen penduduk Tapsel bergantung pada sektor pertanian. Namun, berbagai program pemerintah yang ada dinilai belum sepenuhnya berhasil dalam mengangkat potensi pertanian yang besar ini menjadi kekuatan ekonomi yang nyata.

Banyak lahan yang seharusnya produktif masih belum dimanfaatkan secara optimal. Sementara itu, masalah-masalah yang dihadapi petani, seperti pemasaran hasil pertanian, permodalan, dan intervensi dari pihak tengkulak, belum mendapatkan solusi yang terintegrasi.

Baca Juga : Bermain Pungli, Gus Irawan Copot Tiga Oknum Pejabat di Tapsel

Warga  juga  mencatat  bahwa  penggunaan  Dana  Desa  lebih  banyak  terfokus  pada  pembangunan  infrastruktur  fisik,  sementara  aspek  pemberdayaan  ekonomi  masih  terbilang  minim.

Dengan  demikian,  pendirian  Kopdes  Merah  Putih  memberikan  harapan  baru  untuk  mendorong  transformasi  desa  di  Tapsel  menjadi  pusat  pertumbuhan  ekonomi  yang  menjanjikan.

Tapsel,  yang  memiliki  221  desa  dan  kelurahan  di  15  kecamatan,  dianggap  layak  untuk  dijadikan  contoh  dalam  pengembangan  Kopdes  Merah  Putih.  Melalui  koperasi  ini,  diharapkan  masyarakat  dapat  membangun  kekuatan  ekonomi  secara  kolektif,  memberantas  kemiskinan  ekstrem,  serta  memutuskan  ketergantungan  terhadap  tengkulak  dan  rentenir.

” Kopdes Merah Putih ini akan menjadi wadah bagi petani, peternak, nelayan, pedagang kecil, dan masyarakat luas untuk mengoptimalkan potensi desa mereka. Ini juga menjadi langkah konkret membangun kemandirian ekonomi dari bawah, ” ujar seorang tokoh muda Tapsel Dr.Suheri Harahap, Selasa (29/4/2025)

Sebagai putra daerah, ia mengungkapkan optimisme bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Gus Irawan Pasaribu, percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih di seluruh desa di Tapsel bisa tercapai.

Untuk itu, diperlukan dukungan aktif dari berbagai komunitas, organisasi petani, nelayan, pedagang, dan pelaku UMKM untuk membentuk koperasi di wilayah masing-masing.

Salah satu langkah yang diusulkan adalah mempererat kerja sama dengan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan organisasi pemberdayaan petani, untuk mengedukasi masyarakat agar lebih memahami manfaat koperasi.

“ Selama ini masih banyak masyarakat salah paham tentang koperasi. Ini yang perlu kita ubah, ” tambah Dosen UINSU Medan ini.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya melibatkan kader-kader muda penggerak desa yang memiliki visi masa depan untuk mengatasi akar persoalan di bidang pertanian, peternakan, perikanan, hingga pariwisata desa.

” Target nasional pembentukan 80.000 unit koperasi di desa dan kelurahan seluruh Indonesia hingga 12 Juli 2025 menjadi motivasi tambahan agar Tapsel tidak ketinggalan dalam gerakan besar ini, ” ungkapnya

Lihat Juga : 43 CPNS Terima SK Pengangkatan dari Wali Kota Padangsidimpuan

Ia juga mendorong perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam riset dan pengembangan potensi lahan serta pencegahan konflik agraria.

” Kami juga mengajak tokoh agama, adat, dan hatobangon untuk mendukung penuh program ini. Kehadiran mereka sebagai penasihat koperasi akan memperkuat pengawasan dan menjaga keberlanjutan program, ” pungkasnya. (Martahi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This