Selasa, Oktober 13, 2026

Pemprov Sumut Targerkan UHC Capai 98,6% Pada Tahun Depan

Must Read

Sidimpuanpos.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menunjukkan komitmen yang kuat dalam mencapai sasaran Universal Health Coverage (UHC). Dengan menerapkan skema yang proporsional, Pemprov Sumut optimis bahwa target UHC sebesar 98,6% akan tercapai paling lambat pada tahun depan.

Saat ini, tingkat UHC di Provinsi Sumatera Utara telah mencapai 94,43%, yang berarti sekitar 14 juta penduduk di wilayah tersebut telah memiliki jaminan kesehatan. Untuk sekitar 1 juta penduduk yang belum tercover, Pemprov Sumut mengambil langkah percepatan dengan menerapkan skema pembagian anggaran yang proporsional, di mana pemerintah kabupaten/kota berkontribusi sebesar 80% dan Pemprov Sumut sebesar 20%.

“Melalui cost yang proporsional dan ini sudah disepakati oleh semua kepala daerah, maka kita akan mencapai target yang telah ditentukan, bila semua berjalan sesuai yang kita harapkan (paling cepat) kemungkinan bulan Agustus kita telah mencapai UHC 98,6%,” kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut  Armand Effendy Pohan di Acara Rakor Iuran Pemda dan Penguatan Kebijakan Keuangan Daerah dalam Pelaksanaan Program JKN untuk Wilayah Sumut dan Aceh di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Selasa (3/6/2025).

Baca Juga : Sekolah Lima Hari di Sumut akan Diterapkan Tahun Ini

Effendy Pohan mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota di seluruh Sumatera Utara terus berupaya untuk mempercepat pencapaian target Universal Health Coverage (UHC). Program ini merupakan salah satu prioritas yang diusung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, serta merupakan bagian dari program nasional.

“Ini kerja kita bersama, berkolaborasi untuk mencapai target tersebut agar dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat,” kata Effendy Pohan.

Iwan Adriyadi, Asisten Deputi Sumber Daya Manusia, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan Wilayah I, menyatakan bahwa hingga April 2025, terdapat 1.933 fasilitas kesehatan (Faskes) di Aceh dan Sumatera Utara, termasuk 257 Rumah Sakit (RS) yang dapat diakses oleh seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ia juga menginformasikan bahwa total biaya pelayanan untuk kedua provinsi tersebut pada tahun 2024 diperkirakan mencapai Rp12,66 triliun.

Lihat Juga : Wabup Palas Hadiri Panen Padi yang Dikelola Dinas Pertanian dan Ketapang

“Pembiayaan untuk kesehatan di kedua provinsi ini sangat besar, tahun ini sampai April itu sekitar Rp3,6 triliun, estimasi akan ada peningkatan tahun ini menjadi sekitar Rp15 triliun,” kata Iwan Adriyadi.

Dalam Rapat Koordinasi ini, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Horas Mauritz Panjaitan, serta para Kepala Daerah se-Sumatera Utara berpartisipasi secara daring. Selain itu, hadir secara langsung para pengurus JKN Aceh-Sumut dan perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Provinsi Aceh.(Saleh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This