Sidimpuanpos.com – Ikatan Alumni SMA Negeri 2 Padangsidimpuan menunjukkan kepeduliannya terhadap kemajuan pendidikan dengan menyerahkan bantuan tiga unit laptop kepada almamaternya. Penyerahan bantuan berlangsung di lapangan upacara SMA Negeri 2 Padangsidimpuan, Kamis (1/10/2026).
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran sekaligus membantu siswa mengikuti perkembangan teknologi.
Kegiatan itu dihadiri Ketua Dewan Pembina Alumni SMAN 2 Padangsidimpuan Komjen (Purn) Drs. Saud Usman Nasution, Ketua Umum Pusat Alumni SMAN 2 Padangsidimpuan Andar Amin Harahap yang diwakili pengurus Haris Yani Tambunan, serta sejumlah alumni yang berdomisili di Kota Padangsidimpuan, di antaranya Lailar Rusdi, Riswandy dan Cuan Bateraij.
Dari pihak sekolah turut hadir Plt. Kepala SMAN 2 Padangsidimpuan Juli Damayanthi Siregar, Wakasek Eddi Saprul Nasution, para guru dan siswa.
Dalam sambutannya, Haris Yani Tambunan menyampaikan salam dari Ketua Umum Pusat Alumni SMAN 2 Padangsidimpuan Andar Amin Harahap yang tidak dapat hadir karena menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI.
Ia juga memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan para guru yang terus mendukung kemajuan siswa.
Menurutnya, alumni berharap SMAN 2 Padangsidimpuan terus berkembang dan dapat menjadi salah satu sekolah unggulan di wilayah Tabagsel.
“Adik-adik kami ini kami berharap belajar yang sungguh-sungguh. Kalau kalian bangga menjadi alumni, kami juga nanti bangga kalau adik-adik nanti bisa berhasil setelah keluar dari SMA 2 kita ini,” ujarnya.
Selain bantuan laptop, Haris juga menyampaikan harapan agar sarana dan prasarana sekolah terus ditingkatkan. Salah satunya terkait kondisi lapangan sekolah yang dinilai sudah terlalu sempit.
“Izin Bang Ketua Dewan Pembina, kondisi lapangan sekolah kita ini sudah terlalu sempitlah. Harapan kita, ini nantinya bisa kita bangun, kita bongkar, kita bangun ruangannya nanti yang lebih tinggi. Inilah harapan kami,” katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Alumni SMAN 2 Padangsidimpuan Komjen (Purn) Drs. Saud Usman Nasution mengenang masa ketika dirinya menjadi siswa di sekolah tersebut pada 1974 hingga 1976.
Ia mengaku pernah merasakan keterbatasan dalam proses belajar, termasuk keterbatasan ekonomi keluarga. Saat bersekolah, ia bahkan harus menempuh perjalanan sekitar tiga kilometer dari kawasan Silangge.
Pengalaman tersebut, kata Saud, menjadi pelajaran bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti mempersiapkan masa depan.
“Yang penting sekarang adalah bagaimana kita mempersiapkan diri kita untuk masa depan. Saya yakin dan percaya adik-adik juga tidak tahu mau ke mana habis dari SMA ini. Sama dengan saya dulu begitu,” tuturnya.
Ia kemudian mendorong para siswa untuk memperkuat ilmu pengetahuan dan semangat belajar. Menurutnya, pendidikan di tingkat SMA menjadi dasar penting untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Saud juga menceritakan perjalanan pendidikannya hingga berhasil menyelesaikan pendidikan S1 Hukum di Universitas Pattimura Ambon, S2 Hukum di Surabaya dan S3 Hukum di Jakarta.
“Saya dulu tidak berpikiran untuk bisa kuliah, karena orang tua saya guru SD, enggak mungkin mampu. Tapi saya mempunyai bekal dan semangat. Inilah yang harus kita pelihara ini, bekal dan semangat,” katanya.
Selain pendidikan formal, ia menekankan pentingnya belajar secara mandiri dan menguasai teknologi. Perkembangan teknologi, menurutnya, membuat kebutuhan kompetensi siswa semakin luas dibandingkan ketika dirinya masih bersekolah.
“Sekarang ini kita harus ikut perkembangan teknologi yang ada. Apa yang adik-adik terima di bangku sekolah tiap hari ini tidak sampai 50 persen daripada apa yang adik-adik butuhkan nantinya pada saat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Karena itu, ia meminta para siswa membiasakan diri belajar secara mandiri dan memanfaatkan teknologi untuk menunjang pendidikan.
Alumni Minta Masukan Sekolah
Terkait bantuan tiga unit laptop tersebut, Saud mengatakan bantuan merupakan bentuk kepedulian alumni terhadap almamater. Bantuan diberikan setelah pihak sekolah menyampaikan kebutuhan sarana pendukung pembelajaran.
Ia menyebutkan, sebelumnya alumni juga pernah memberikan bantuan berupa perangkat pendukung pembelajaran seperti InFocus atau layar monitor.
Namun, pihak alumni masih membutuhkan masukan dari sekolah mengenai pemanfaatan dan kebutuhan sarana pendidikan selanjutnya.
“Kami ingin feedback, ingin masukan apa sebetulnya yang dibutuhkan oleh sekolah ini,” katanya.
Sementara itu, Plt. Kepala SMAN 2 Padangsidimpuan Juli Damayanthi Siregar menyampaikan terima kasih kepada para alumni yang telah memberikan perhatian dan bantuan berupa laptop kepada sekolah.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti untuk mendukung proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi.
“Laptop yang diberikan ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan pembelajaran. Kami juga akan mengarahkan siswa agar menggunakan fasilitas tersebut secara bertanggung jawab dan mendukung kegiatan pendidikan,” terangnya.
Ia berharap hubungan antara pihak sekolah dan alumni terus terjalin dengan baik. Dukungan alumni, kata dia, tidak hanya diharapkan dalam bentuk sarana dan prasarana, tetapi juga melalui pengalaman, motivasi dan pembinaan kepada siswa.
“Kami berharap ke depan semakin banyak dukungan dan kolaborasi yang dapat dilakukan bersama alumni, sehingga SMA Negeri 2 Padangsidimpuan dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan melahirkan siswa-siswi yang berprestasi serta mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” tuturnya.
Usai kegiatan, salah seorang siswi SMAN 2 Padangsidimpuan, Widya Fatma dari kelas XI-5, menyambut baik bantuan tersebut.
Widya yang bercita-cita menjadi Polisi Wanita (Polwan) itu mengatakan laptop merupakan fasilitas yang dibutuhkan siswa dalam menunjang kegiatan pembelajaran.
“Terima kasih kepada para Alumni yang sudah memberikan bantuan laptop kepada sekolah SMA Negeri 2 Padangsidimpuan. Karena sekolah ini juga sangat butuh itu. Jadi kami sangat berterima kasih atas bantuan tersebut,” ujar Widya.
Ia mengatakan para siswa akan berusaha menggunakan dan merawat laptop tersebut dengan sebaik-baiknya.
Widya juga berharap para alumni semakin memperhatikan perkembangan almamater dan terus memberikan dukungan bagi sekolah pada masa mendatang.
“Harapan saya ke depannya kepada Alumni lebih memperhatikan sekolah lagi dan juga dapat membantu untuk ke depannya,” katanya.(wan)


