Sidimpuanpos.com – Pemandangan berbeda terlihat di SPBU Padang Matinggi, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan pada Senin (27/04/2026) siang.
Antrean kendaraan, khususnya roda empat dan truk besar yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar, tampak memanjang hingga memakan sebagian badan jalan lintas.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean didominasi oleh truk ekspedisi dan bus antar kota.
Saking panjangnya, deretan kendaraan ini menyebabkan penyempitan arus lalu lintas bagi pengendara lain yang melintas dari arah pusat kota menuju Tapanuli Selatan maupun sebaliknya.
Meski terlihat mengular cukup jauh, arus antrean terpantau tetap bergerak dinamis.
Para sopir tidak perlu menunggu hingga berjam-jam untuk mencapai mesin pompa (dispenser) SPBU.
Baca Juga : Warga dan Aparat Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak di Simpang Gambir
​”Memang panjang antreannya sampai ke jalan, tapi untungnya pengisian di dalam cukup cepat. Kami tidak sampai ‘berkarat’ menunggu berjam-jam. Yang penting stoknya ada, biar perjalanan kami ke Medan tidak terhambat.” Ujar Rudi selalu Supir Truk Logistik.
​”Sebenarnya agak terganggu karena jalan jadi sempit, apalagi kalau mobil-mobil besar itu parkirnya kurang minggir. Harapannya ada petugas yang mengatur di depan biar nggak macet total, tapi syukurlah antreannya jalan terus, nggak mandek.” Ujar Hendra Pengendara Mobil Pribadi.
Meskipun antrean Solar terlihat mengkhawatirkan secara visual karena panjangnya kendaraan besar, efisiensi pelayanan di SPBU Padang Matinggi tampaknya masih terjaga.
Baca Juga : Pasokan BBM Terlambat, Warga Antre di SPBU Padang Luar
Hal ini terbukti dengan durasi tunggu yang relatif singkat bagi para pengemudi. Pihak berwenang diharapkan tetap melakukan pengawasan agar antrean di bahu jalan tidak menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas.(Dani)


