Sidimpuanpos.com – (Puspen TNI). Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI Letjen TNI Candra Wijaya yang mewakili Panglima TNI, bersama Wakil Menteri Pertahanan RI Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, menghadiri rapat dengan Badan Legislasi (Baleg) terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Badan Legislasi, Gedung Nusantara I Lantai 1, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026).
Pada kesempatan tersebut, Asrenum Panglima TNI memberikan sejumlah masukan mengenai aspek pertanahan yang memiliki keterkaitan dengan kepentingan pertahanan negara. Salah satu hal yang ditekankan yakni perlunya kepastian hukum terhadap tanah yang sah dan memang dibutuhkan secara langsung untuk menunjang tugas pertahanan.
Baca Juga: Sopir Angkutan Masyarakat Tewas dalam Aksi Kekerasan OPM di Papua Pegunungan
“RUU perlu mengecualikan tanah yang sah dan diperlukan langsung bagi pertahanan negara dari objek reforma agraria berdasarkan verifikasi lintas kementerian atau lembaga yang didukung bukti hak yang sah,” ujarnya.
Selain memberikan masukan, Asrenum juga menyampaikan dukungan TNI terhadap penyusunan regulasi mengenai reforma agraria. Namun, pelaksanaannya tetap perlu memperhatikan kepentingan pertahanan negara.
“TNI mendukung pembentukan undang-undang tentang pengaturan reforma agraria sebagai instrumen keadilan sosial dan kepastian hukum pertanahan,” pungkasnya.
Kehadiran Asrenum Panglima TNI dalam rapat bersama Badan Legislasi tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI untuk mendukung penguatan regulasi mengenai reforma agraria, dengan tetap memperhatikan kepentingan pertahanan negara. (Eko Setyo)


