Sidimpuanpos.com – Banjir besar melanda Kabupaten Aceh Tamiang sejak akhir pekan lalu dan menyebabkan ribuan warga mengungsi. Menyikapi kondisi tersebut, Universitas Sumatera Utara (USU) melalui program USU Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak, Kamis (11/12/2025).
Tim USU yang dipimpin Dr. Achmad Siddik Thoha, S.Hut., M.Si., menyalurkan bantuan berupa sembako, obat-obatan, pakaian layak pakai, dan kebutuhan mendesak lainnya.
Bantuan difokuskan di Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, yang menjadi pusat pengungsian sejak awal bencana.
Baca Juga : Erwin Efendi Lubis Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Madina
Penyaluran bantuan dilakukan langsung di lokasi dengan berkoordinasi bersama aparat desa dan relawan setempat agar distribusi tepat sasaran. Kegiatan tersebut juga diunggah melalui akun Instagram USU Peduli.
Dr. Achmad Siddik Thoha menyatakan kehadiran USU merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir.
“Saat ini kami dari Universitas Sumatera Utara sedang menyalurkan bantuan logistik dan obat-obatan kepada warga terdampak banjir di Aceh Tamiang. Kami berada di Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, yang menjadi pusat pengungsian di awal-awal bencana. Saat ini, di sini ada ribuan orang yang terdampak dan menerima manfaat dari bantuan yang datang, khususnya dari USU,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga. “Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat, khususnya untuk masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang,” lanjutnya.
Ucapan terima kasih disampaikan perwakilan warga Kampung Bukit Rata atas bantuan yang diberikan USU.
“Kami dari masyarakat Aceh Tamiang, khususnya di Kampung Bukit Rata, mengucapkan terima kasih kepada Universitas Sumatera Utara yang telah membantu kami para korban banjir ini. Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat dan bisa menyambung kebutuhan hidup saudara-saudara kami yang tertimpa banjir besar ini,” ujarnya.
Lihat Juga : Akses Terputus, Warga di Hutanabolon hingga Sitahuis Terisolir
Warga juga mendoakan para donatur dan relawan. “Kami juga berharap dan berdoa semoga para donatur yang telah memberikan sumbangannya diberi kesehatan yang prima, sehingga bisa terus membantu saudara-saudara kita di tempat lain,” tambahnya.
Banjir di Aceh Tamiang dipicu hujan lebat yang menyebabkan sungai meluap dan merendam sejumlah kecamatan. Beberapa desa sempat terisolasi akibat akses jalan terputus, sehingga bantuan logistik dari luar daerah sangat dibutuhkan.(SW)


