Rabu, Oktober 14, 2026

Barak Narkoba di Sei Mencirim Dibongkar dan Dibakar

Must Read

Sidimpuanpos.com – Di balik rimbunnya kawasan perkebunan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, aparat kepolisian kembali menemukan aktivitas penyalahgunaan narkoba yang berupaya bersembunyi dari pantauan. Rabu (8/7/2026) sore, Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Lokasi tersebut dibuat menyerupai rumah warga, namun dilengkapi belasan kamera pengawas (CCTV) yang dipasang di berbagai titik, mulai dari pintu masuk, akses menuju lokasi, hingga di pepohonan. Sistem pengawasan itu diduga digunakan untuk memantau setiap orang yang datang, termasuk petugas kepolisian.

Meski sejumlah pelaku berhasil melarikan diri ke area perkebunan yang sulit dijangkau setelah mengetahui kedatangan polisi melalui CCTV, petugas tetap berhasil mengamankan dua orang berinisial MO (19) dan A (22).

Baca Juga : BPJN Targetkan Jalur Lembah Anai Beroperasi Akhir Juli

Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengatakan penggerebekan dilakukan setelah polisi kembali menemukan indikasi aktivitas penyalahgunaan narkoba di lokasi tersebut.

“Tempat ini dibuat seolah-olah rumah warga dan dilengkapi CCTV di berbagai titik. Akses menuju lokasi juga cukup sulit karena harus melewati jalan arteri, persawahan, hingga gang sempit,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).

Dari lokasi penggerebekan, polisi menyita sejumlah paket sabu yang diduga siap edar, puluhan alat hisap sabu, serta beberapa perangkat CCTV yang digunakan untuk memantau situasi sekitar.

Lihat Juga : Kajari Padangsidimpuan Ajak Perkuat Kolaborasi Antarinstansi

Untuk mencegah lokasi kembali dimanfaatkan sebagai tempat transaksi dan penyalahgunaan narkoba, seluruh barak yang berada di kawasan tersebut dibongkar dan dibakar. Polisi juga memastikan kawasan itu tetap berada dalam pengawasan dan tidak akan ragu melakukan tindakan serupa apabila aktivitas ilegal kembali ditemukan.

Rafli turut mengapresiasi dukungan masyarakat yang berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian. Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keberanian masyarakat untuk menolak dan melawan peredaran narkotika di lingkungannya.(Ali)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This