Sidimpuanpos.com – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kota Padangsidimpuan mencapai titik krusial.
Pada hari ini, Senin (02/02/2026), pemandangan luar biasa terlihat di sejumlah titik pengisian bahan bakar, di mana ribuan kendaraan terjebak dalam antrean panjang yang memadati ruas-ruas jalan utama kota.
Di SPBU Kota (Jalan Sutombol), kemacetan tidak terelakkan. Antrean kendaraan roda empat atau mobil terpantau mengular sangat jauh hingga ke depan Kantor Wali Kota Padangsidimpuan.
Baca Juga : Arus Lalu Lintas di Bundaran Tugu Siborang Terpantau Tertib
Sementara itu, bagi pengendara roda dua, antrean sepeda motor membeludak hingga memenuhi area Bundaran Halaman Bolak (Alaman Bolak). Kondisi ini membuat arus lalu lintas di pusat kota nyaris lumpuh total.
Kondisi berbeda terlihat di beberapa titik lainnya. Di SPBU Sadabuan dan SPBU Padang Matinggi, stok BBM dilaporkan kosong dan pihak pengelola menyatakan bahwa pasokan masih dalam status perjalanan menuju lokasi.
Beruntung, bagi warga di wilayah selatan, SPBU Stamiang sudah mulai melakukan pelayanan pengisian BBM kepada warga sejak pagi hari.
Namun, akibat menjadi salah satu titik tumpuan, antrean di SPBU Stamiang pun tidak kalah panjang, di mana kendaraan berderet hingga mencapai Jembatan Kamcar.
Kejadian ini memicu gelombang keluhan dari masyarakat yang merasa aktivitas ekonominya terganggu. Salah seorang warga yang mengantre di Jalan Sutombol mengungkapkan kekecewaannya:
Lihat Juga : Bayo Kokong, Saksi Sejarah di Persimpangan Kota Padangsidimpuan
​”Kami sudah mengantre berjam-jam sejak subuh, tapi belum tentu dapat. Aktivitas kerja terganggu, dan kalau begini terus, pendapatan kami bisa hilang. Kami berharap pemerintah segera turun tangan memastikan pasokan lancar dan tidak ada permainan di lapangan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga lainnya juga merasa heran mengapa kelangkaan ini bisa terjadi secara serentak di hampir seluruh SPBU di Kota Padangsidimpuan, sehingga memaksa mereka menghabiskan waktu produktif hanya untuk mencari literan bensin.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih bertahan di titik-titik antrean dengan harapan pasokan BBM di SPBU lainnya segera tiba untuk memecah kepadatan yang terjadi di pusat kota.(Dani)


