Sidimpuanpos.com – Kabar baik bagi para pengendara di Kota Padangsidimpuan. Setelah sempat dilanda kelumpuhan akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di berbagai titik, situasi kini mulai bergerak menuju normal (05/02/2026).
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan hari ini, kondisi di SPBU Kota Jalan Sutombol sudah terlihat jauh lebih terkendali dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Pemandangan antrean sepeda motor yang sebelumnya mengular sangat panjang hingga mencapai area Halaman Bolak, kini sudah tidak terlihat lagi.
Baca Juga : Tabrakan Adu Banteng L300 vs Truk Fuso di Paluta, 7 Orang Terluka
Arus pengisian untuk kendaraan roda dua sudah mendingan dan hanya berpusat di sekitar area pintu masuk SPBU.
Kondisi serupa juga terjadi pada jalur kendaraan roda empat (mobil), di mana antrean kini hanya terkonsentrasi di dalam lingkungan SPBU tanpa lagi menumpuk hingga ke badan jalan raya.
Meredanya antrean ini disambut dengan rasa syukur oleh warga yang selama ini harus menghabiskan waktu berjam-jam demi mendapatkan bahan bakar.
“Alhamdulillah, hari ini sudah jauh lebih tenang. Kemarin-kemarin saya harus antre sampai ke dekat Halaman Bolak, panas-panasan dan lama sekali. Sekarang antreannya sudah pendek, cuma di sekitar pom saja. Semoga pasokan begini terus, tidak kosong-kosong lagi.” Ujar bapak Andi
“Senang lihat jalanan di depan SPBU Sutombol sudah tidak macet lagi. Kemarin jalanan tertutup motor dan mobil yang antre, sekarang sudah rapi. Kami berharap Pertamina terus menjaga stok supaya aktivitas warga tidak terhambat lagi seperti kemarin.” Ujar Ibu Maya.
Lihat Juga : Rumah Dinas Wali Kota Padangsidimpuan, Saksi Sejarah Kolonial Belanda
Meskipun antrean masih terlihat, durasi tunggu para pengendara kini jauh lebih singkat. Terkondusifnya antrean ini menandakan bahwa distribusi BBM ke SPBU di pusat kota mulai stabil kembali.
Masyarakat diimbau untuk tetap tertib saat melakukan pengisian dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar ketersediaan stok tetap terjaga bagi seluruh warga Padangsidimpuan.(Dani)


