Selasa, Oktober 13, 2026

GRIP Jaya Desak Aparat Usut Travel Umrah yang Telantarkan Jemaah Madina

Must Read

Sidimpuanpos.com – Harapan untuk menunaikan ibadah suci berubah menjadi kekecewaan bagi puluhan calon jemaah umrah asal Kabupaten Mandailing Natal. Mereka kini terlantar di Kota Medan setelah diduga mengalami persoalan dengan pihak Travel Sultan Andarus, sebuah kondisi yang kini mendapat sorotan dari berbagai kalangan.

Salah seorang keluarga jemaah mengungkapkan, mereka sempat berkomunikasi dengan salah satu Anggota DPR RI Komisi VIII. Dari komunikasi tersebut, sempat muncul harapan bahwa kerugian yang dialami para jemaah bisa diganti oleh pemerintah.

Namun harapan itu perlahan pupus setelah pihak Kementerian Haji dan Umrah turun langsung menemui para jemaah dan melakukan pengecekan terhadap legalitas Travel Sultan Andarus. Hasilnya cukup mengejutkan—travel tersebut disebut tidak terdaftar secara resmi, yang berimbas pada kerugian jemaah yang tak bisa diganti oleh pemerintah.

Menanggapi persoalan yang menimpa warganya, Ketua GRIP Jaya Madina, Samsuddin, S.H., yang akrab disapa Buyung, menyampaikan keprihatinannya atas dugaan tindakan pihak travel yang dinilai telah merugikan para calon jemaah.

Baca Juga : Sumut Halal Fest 2026: Kolaborasi Iman, UMKM, dan Ekonomi

Buyung pun mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah tegas menangani persoalan ini, termasuk mengamankan pihak pimpinan travel guna dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kita sangat menyayangkan kejadian seperti ini. Para jemaah sudah mengeluarkan biaya untuk melaksanakan ibadah, tetapi justru terlantar. Pemerintah dan kepolisian diharapkan segera mengambil tindakan terhadap pihak yang bertanggung jawab,” ujar Buyung, Rabu (19/8/2026).

Ia turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih biro perjalanan umrah. Menurutnya, calon jemaah wajib memastikan legalitas dan izin resmi travel sebelum melakukan pembayaran maupun mendaftarkan diri.

Lihat Juga : Haru dan Bangga Warnai Malam Ramah Tamah Paskibraka Padang Lawas

Buyung berharap peristiwa serupa tidak lagi terulang dan tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban akibat salah memilih travel dengan legalitas yang tidak jelas.

“Kita berharap masyarakat lebih berhati-hati memilih travel. Pastikan travel tersebut memiliki izin resmi dan legalitas yang jelas, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan jemaah umrah asal Madina terlantar di Kota Medan setelah diduga bermasalah dengan Travel Sultan Andarus. Kini, para jemaah hanya bisa berharap ada penyelesaian yang adil serta pertanggungjawaban atas biaya yang telah mereka keluarkan untuk menunaikan ibadah umrah.(Galeh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Tapsel Perkuat Perlindungan Pekerja, Santunan Capai Rp39,8 Miliar

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padangsidimpuan bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) melaksanakan Rapat Optimalisasi Pelaksanaan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This