sidimpuanpos.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh pihak terkait untuk bersinergi dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Danau Toba.
Instruksi ini disampaikan melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Togap Simangunsong, saat membacakan arahan Gubernur dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di Kawasan Geopark Danau Toba. Rapat tersebut digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Kamis (17/7/2025).
“Karhutla mengancam keberlanjutan kawasan, merusak keanekaragaman hayati, mengganggu sektor pariwisata, dan menurunkan kualitas udara yang berdampak pada kesehatan masyarakat,” kata Togap.
Baca Juga : Wagub Sumut Paparkan 9 Target Utama RPJMD 2025–2029
Gubernur menekankan pentingnya langkah konkret seperti patroli terpadu, pemetaan daerah rawan, edukasi kepada masyarakat, serta melibatkan tokoh adat dan agama dalam kampanye pencegahan pembakaran lahan.
80 Kejadian Karhutla, 40 di Kawasan Danau Toba
Data dari BPBD Sumut mencatat, sejak 1 Januari hingga 13 Juli 2025, terjadi 80 kejadian Karhutla dengan luas lahan terdampak mencapai 1.804,95 hektare. Dari jumlah tersebut, 40 kejadian berada di wilayah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba yang mencakup tujuh kabupaten, dan 40 lainnya di luar KSPN, meliputi 14 kabupaten/kota.
Kawasan Danau Toba sendiri telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark, yang memiliki nilai ekologis, geologis, dan budaya tinggi, namun sangat rentan terhadap kerusakan lingkungan akibat pembakaran lahan.
Lihat Juga : Sekdaprov Sumut Ajak Dukung Sekolah Rakyat untuk SDM Unggul
Berikut sebaran Karhutla di luar KSPN:
- Tapanuli Tengah (10 kejadian)
- Padanglawas Utara (7)
- Sibolga (5)
- Langkat (4)
- Labuhanbatu Utara (2)
- Nias Utara (2)
- Padanglawas (2)
- Tapanuli Selatan (2)
- Batubara, Deliserdang, Mandailing Natal, Nias Barat, Sergai, dan Padangsidimpuan masing-masing 1 kejadian
Sedangkan wilayah KSPN Danau Toba mencatat:
- Samosir (12 kejadian)
- Toba (9)
- Karo (8)
- Simalungun (4)
- Humbang Hasundutan (3)
- Tapanuli Utara (2)
- Dairi (3)
Kepala BPBD Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih, menegaskan rapat koordinasi ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan lintas sektor, mulai dari pemerintah provinsi, TNI/Polri, pemerintah kabupaten/kota, kementerian terkait, hingga lembaga teknis lainnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala BMKG Wilayah I Sumut Hendro Nugroho, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian LHK Thomas Nifinluri, perwakilan Balai Pengendalian Karhutla Wilayah Sumut, Forkopimda Sumut, serta perwakilan tujuh kabupaten/kota di kawasan Danau Toba. (Lely)


