Sidimpuanpos.com – Kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan, kian memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi akses utama bagi warga dan wisatawan tersebut mengalami kerusakan parah dengan banyak lubang besar dan permukaan aspal yang hancur, Senin (2/2/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, jalan tersebut diduga belum pernah mendapatkan perbaikan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Padahal, jalur ini memiliki peran strategis sebagai akses menuju sejumlah destinasi wisata unggulan di Kota Padangsidimpuan.
Di sepanjang ruas jalan Angkola Julu terdapat beberapa objek wisata yang cukup dikenal, seperti Kolam Renang Mulia, Rumah Kaca Sibio-bio, serta sejumlah lokasi rekreasi lainnya yang ramai dikunjungi wisatawan, khususnya pada akhir pekan.
Baca Juga : Pengajian Jam’as Padangsidimpuan Salurkan Bantuan ke Garoga dan Sibolga
Selain sebagai jalur wisata, jalan ini juga menjadi rute alternatif utama bagi kendaraan bertonase besar. Truk pengangkut barang dan truk tangki kerap melintasi jalur tersebut menuju kawasan Sadabuan karena dinilai lebih efisien dari segi jarak tempuh. Tingginya intensitas kendaraan berat ini diduga menjadi salah satu penyebab utama percepatan kerusakan jalan.
Kondisi tersebut menuai keluhan dari masyarakat dan pelaku usaha wisata setempat. Seorang warga yang sehari-hari melintasi jalan tersebut mengungkapkan bahwa kerusakan jalan sangat mengganggu aktivitas dan membahayakan pengguna jalan.
“Kalau hujan jalannya seperti kubangan, kalau panas sangat berdebu. Sudah bertahun-tahun tidak diperbaiki, padahal ini akses ke tempat wisata,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan pengelola objek wisata di kawasan tersebut. Menurutnya, kerusakan jalan berdampak langsung terhadap jumlah kunjungan wisatawan.
Lihat Juga : Aspirasi Pemuda Masjid Dunia: Kampung Haji Prabowo di Makkah
“Potensi wisata di Angkola Julu sangat besar, tetapi kondisi jalan yang rusak membuat pengunjung enggan datang. Kami berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar perekonomian warga dari sektor wisata bisa kembali meningkat,” katanya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Padangsidimpuan segera mengambil langkah konkret dengan mengalokasikan anggaran perbaikan jalan. Mereka menilai perbaikan mendesak dilakukan untuk mencegah kerusakan semakin parah serta menghindari risiko kecelakaan, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital bagi perekonomian dan pariwisata daerah.(Dani)


