Sidimpuanpos.com – Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, mengikuti High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Kegiatan ini berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jumat (6/2/2026).
HLM tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dengan mengusung tema “Akselerasi Ketahanan Pangan untuk Mendukung Program Strategis Nasional”. Pertemuan ini membahas langkah konkret pengendalian inflasi, khususnya menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
Dalam arahannya, Gubernur Sumut Bobby Nasution menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif guna mencegah kepanikan masyarakat serta meminta penguatan peran dan fungsi TPID di setiap daerah.
Baca Juga : Jelang Ramadan, Harga Cabai Merah di Sibuhuan Tembus Rp40 Ribu
la juga mengimbau seluruh pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok agar harga tetap stabil.
Selain itu, Gubernur mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar berperan aktif dalam memperkuat rantai pasok komoditas pangan strategis di daerah masing-masing.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Padang Lawas menyatakan komitmennya untuk menjaga ketersediaan pangan dan mengendalikan inflasi di wilayahnya.
Kami akan terus berupaya mengatakan masyarakat Kabupaten Padang Lawas dapat menyambut hari raya dengan tenang, tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan pangan maupun harga yang tidak terjangkau,” ujar Bupati.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten II Drs. Marza Jennova, MM, Plt Kadis Pertanian GT Hamonangan Daulay, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lainnya.
Lihat Juga : Pasar Ujung Batu FC vs Akbar FC di Final Bupati Cup IV 2025
Sementara itu, Tomy (23), salah seorang warga Padang Lawas, menyambut baik langkah pemerintah daerah yang aktif mengikuti pembahasan pengendalian inflasi.
”Menjelang puasa dan lebaran, harga biasanya naik. Kami berharap hasil rapat ini benar-benar dirasakan masyarakat, terutama soal ketersediaan bahan pokok dan harga yang tetap terjangkau,” ungkapnya.(Fazry)
Sumber:diskominfopadanglawas


