Sidimpuanpos.com – Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) didapuk menjadi tuan rumah gelaran Nusantara Science Competition dan Seminar Pendidikan Nasional yang berlangsung di Aula UMTS, Jalan Sutan Moh. Arif, Kota Padangsidimpuan, pada Sabtu (26/7/2025).
Kegiatan ini mengundang ratusan pelajar, pendidik, dan tokoh penting dari berbagai lembaga, sebagai bagian dari kolaborasi untuk mencetak generasi cerdas dan berkarakter di era digital.
Acara secara resmi dibuka oleh Direktur Quantum Leadership & Spirituality, Abdul Hamid Harahap, selaku penggagas kegiatan. Sejumlah tokoh hadir, di antaranya Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution, Anggota DPRD Sumut Abdul Rahim Siregar, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, Rektor UMTS Muhammad Darwis, Direktur Bisnis dan Syariah PT Bank Sumut Syafrizalsyah, jajaran direksi Bank Sumut pusat dan daerah, serta perwakilan Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru pendamping, dan peserta olimpiade dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Baca Juga : Sinergi Pusat dan Daerah, Padangsidimpuan Dorong Dukungan Anggaran APBN 2026
Puncak kegiatan diisi dengan Seminar Pendidikan Nasional, yang dimoderatori oleh Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, menghadirkan narasumber seperti Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, Rektor UMTS Muhammad Darwis, dan Direktur Bisnis dan Syariah PT Bank Sumut Syafrizalsyah.
Materi utama disampaikan langsung oleh Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, yang membawakan tema “Bijak Bermedia Sosial: Cerdas, Etis, dan Aman di Dunia Digital.”
Dalam pemaparannya, Kapolres menyoroti pentingnya literasi digital di kalangan pelajar, serta perlunya sinergi antara dunia pendidikan, lembaga keuangan, dan kepolisian dalam membentuk karakter generasi muda.
“Media sosial bisa menjadi sarana positif untuk belajar, berkarya dan membangun citra diri yang baik. Namun, jika disalahgunakan, bisa berdampak pada mental, relasi sosial, dan masa depan kalian,” tegasnya.
Ia juga membagikan kiat menjadi pelajar yang cerdas secara digital, seperti membatasi penggunaan layar, menciptakan konten positif, serta selektif dalam menyebarkan informasi.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab, cerdas dan produktif, serta mencegah penyalahgunaan platform digital seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan cyberbullying,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Sumut Abdul Rahim Siregar menyampaikan pandangannya terkait pentingnya dukungan kebijakan legislatif dalam pengembangan sistem pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Dalam sesi lainnya, Syafrizalsyah, selaku Direktur Bisnis dan Syariah PT Bank Sumut, turut menyampaikan materi mengenai literasi keuangan serta peran perbankan syariah dalam mendukung sektor pendidikan dan kewirausahaan pelajar.
Sebagai penutup, Abdul Hamid Harahap menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi ruang sinergi antara dunia pendidikan, pemerintahan, dan pelaku usaha demi membentuk generasi pemimpin masa depan yang kuat dan siap menghadapi tantangan digital.
Lihat Juga : Wali Kota Padangsidimpuan Apresiasi Bulog dalam Penyaluran Bantuan Beras Tahun 2025
“Dengan semangat sains dan nilai-nilai kepemimpinan yang kuat, kita sedang menanam benih masa depan bangsa,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ditutup dengan semangat kolaborasi lintas sektor sebagai langkah konkret memajukan pendidikan nasional yang relevan terhadap perkembangan zaman.
Sebagai bentuk penghargaan, panitia menyerahkan sertifikat kepada peserta dan mitra pendukung. Antusiasme peserta tampak tinggi, ditunjukkan melalui keterlibatan aktif selama sesi tanya jawab. (Pan)


