Sidimpuanpos.com – Komitmen kuat terhadap pemberdayaan masyarakat lingkar tambang mengantarkan Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Muliady Sutio, meraih penghargaan TOP Leader on CSR Commitment dalam ajang TOP CSR Awards 2025. Dalam ajang yang sama, PT Agincourt Resources juga berhasil menyabet penghargaan TOP CSR Awards 2025 #Star 5, predikat tertinggi untuk perusahaan dengan program CSR unggulan dan terintegrasi dalam strategi bisnis berkelanjutan.
Penghargaan ini semakin menegaskan posisi PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, sebagai acuan nasional dalam implementasi program CSR berbasis prinsip Creating Shared Value (CSV) dan ISO 26000 Social Responsibility.
Muliady Sutio dinilai sebagai pemimpin yang secara konsisten mengintegrasikan tanggung jawab sosial ke dalam kebijakan strategis perusahaan. Di bawah kepemimpinannya, pemberdayaan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mendorong keberlanjutan operasi Tambang Emas Martabe. Berbagai inisiatif telah diluncurkan untuk mendukung kemandirian ekonomi, peningkatan pendidikan, dan pelestarian lingkungan di wilayah lingkar tambang.
Baca Juga : Bupati Madina Hadiri International Conference on Infrastructure 2025 di Jakarta
“Pertumbuhan perusahaan harus sejalan dengan kemajuan masyarakat sekitar. Melalui pendekatan Living in Harmony, kami berupaya menyinergikan kegiatan operasional dengan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial,” ujar Director & CFO PT Agincourt Resources, Noviandri, mewakili Muliady Sutio saat menerima penghargaan di Jakarta.
Ajang TOP CSR Awards diselenggarakan oleh Majalah Top Business dan dinilai oleh tim independen dari berbagai lembaga seperti Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia (PaGI), Asosiasi CSR Indonesia, Corebest, dan Lembaga Kajian Nawacita.
Lima Program Unggulan CSR PTAR
Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah, menjelaskan bahwa penghargaan ini diraih berkat lima program unggulan CSR yang dijalankan secara berkelanjutan dan berbasis kebutuhan masyarakat:
- Pendidikan
Sejak 2017, PTAR telah menyalurkan Beasiswa Martabe Prestasi kepada 1.651 siswa dari keluarga prasejahtera di Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan. Total investasi untuk program ini mencapai Rp12,8 miliar. - Kesehatan
Program Pelayanan Kesehatan Terpadu, termasuk layanan Dokter Spesialis Masuk Desa, telah menjangkau ribuan warga di daerah terpencil. Sepanjang 2024, layanan ini mencatat 3.258 penerima manfaat dari berbagai kelompok usia. - Ekonomi Masyarakat
Program pemberdayaan UMKM seperti pengembangan batik Tapanuli Selatan, kuliner lokal, serta pembangunan Bagas Silua sebagai pusat promosi dan pemasaran produk UMKM menjadi langkah konkret mendorong kemandirian ekonomi. - Lingkungan Hidup
Program Lubuk Larangan mengedepankan pelestarian keanekaragaman hayati berbasis kearifan lokal. - Pertanian
Program Petani Aktor Milenial dirancang untuk mencetak generasi muda Tapanuli Selatan yang melek teknologi dan mampu menjadi pelopor pertanian modern berkelanjutan.
Sepanjang tahun 2024, PTAR telah menginvestasikan sebesar USD 2,7 juta dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), yang telah memberikan manfaat langsung kepada 32.696 individu.(Adi)


