Kamis, Oktober 15, 2026

Polisi Dalami Aliran Dana Tambang Emas Ilegal

Must Read

Sidimpuanpos.com – Polda Sumatera Utara terus mengembangkan penyidikan kasus tambang emas ilegal di perbatasan Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailing Natal (Madina) guna mengungkap aktor intelektual di balik aktivitas tersebut.

Dalam penggerebekan tim gabungan Brimob dan Ditreskrimsus, Senin (2/3/2026), belasan orang diamankan dari lokasi tambang di Sungai Batang Gadis. Namun, sosok yang diduga sebagai pemodal dan pengendali utama belum tertangkap.

Wakapolda Sumut Brigjen Sonny Irawan menegaskan penyidikan tidak berhenti pada pekerja lapangan. Polisi kini memburu pemilik tambang sekaligus pemilik 14 ekskavator yang telah disita.

Baca Juga : Adhyaksa Peduli, Kejari Madina Bagi Takjil ke Warga

Untuk menelusuri kepemilikan alat berat, Polda Sumut akan memanggil PT Hexindo Adi Perkasa sebagai distributor resmi guna memverifikasi data pembeli dan aliran dana.

“ Kemudian kita juga akan memanggil saksi dari pihak Hexindo, yaitu pihak alat berat, untuk mengetahui kepemilikan terhadap alat berat tersebut, ” ujar Brigjen Sonny Irawan, Selasa (3/3/2026).

Sebanyak 17 orang yang diamankan masih berstatus saksi dan diduga merupakan operator serta pekerja. Sementara investor utama masih dalam pengejaran.

Polisi juga melakukan penjagaan di sekitar lokasi tambang sambil menunggu proses evakuasi barang bukti. Sebanyak 14 ekskavator akan dipindahkan ke Mako Brimob Batalyon C Sipirok, dengan proses yang diperkirakan memakan waktu satu hingga dua hari karena harus melewati medan berat dan jalur sungai sebelum diangkut truk trado.

Lihat Juga : Jelang Idulfitri, Harga Ayam di Panyabungan Turun

“ Karena harus kita turunkan dari wilayah Sungai Batang Gadis, kemudian berjalan 1-2 hari, kemudian nanti baru kita angkat menggunakan trado, ” jelas Brigjen Sonny.

Penindakan ini menjadi bagian dari komitmen Polda Sumut memberantas tambang ilegal yang merusak lingkungan di kawasan perbatasan Tapsel–Madina.

” Aparat memastikan pengejaran terhadap pemilik modal dan aktor intelektual akan terus dilakukan hingga tuntas, ” terangnya.(Galeh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This