Sidimpuanpos.com – Makam Permata Sapihak yang berada di Desa Limbong, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, hingga kini masih menjadi salah satu situs bersejarah dan tujuan ziarah yang menarik perhatian masyarakat.
Makam ini dikenal memiliki ukuran tidak lazim, dengan panjang diperkirakan sekitar 5 hingga 7 meter, jauh lebih besar dibandingkan makam pada umumnya.
Keunikan tersebut membuat Makam Permata Sapihak ramai dikunjungi masyarakat, baik sekadar berwisata maupun melakukan ziarah. Namun, hingga saat ini asal-usul dan sejarah pasti makam tersebut belum diketahui secara jelas.
Baca Juga : Polres Palas Intensifkan Sambang Bhabinkamtibmas di Sosopan
Warga sekitar, Khairul Daulay, menuturkan bahwa pada batu nisan makam tidak ditemukan keterangan tanggal wafat maupun identitas jelas penghuni makam. Meski demikian, cerita turun- temurun atau legenda setempat menyebutkan bahwa sosok yang dimakamkan memiliki tinggi badan mencapai sekitar 49 meter.
Menurut cerita, saat proses pemakaman, jenazah dikondisikan sedemikian rupa agar dapat dimasukkan ke dalam liang lahat. Makam Permata Sapihak juga dikenal sebagai salah satu objek wisata religi andalan di Kabupaten Padang Lawas.
Sayangnya, keterbatasan perhatian serta minimnya publikasi membuat keberadaan makam ini masih kurang dikenal secara luas dan umumnya hanya populer di wilayah Tapanuli bagian selatan.
Menanggapi hal tersebut, Farhan, warga Siolip, berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat memberikan perhatian lebih terhadap Makam Permata Sapihak. la mengusulkan adanya perbaikan akses jalan, penataan lingkungan makam, serta pemasangan papan informasi sejarah agar pengunjung mendapatkan pemahaman yang lebih baik.
Lihat Juga : Pelebaran Jalan Sosopan Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan
”Kami berharap makam ini bisa dikelola dengan baik sebagai destinasi wisata religi. Selain menjaga nilai sejarah dan budaya, juga bisa meningkatkan kunjungan wisata dan perekonomian masyarakat sekitar,” ujar Farhan.
Dengan pengelolaan yang lebih serius dan dukungan publikasi yang memadai, Makam Permata Sapihak diharapkan dapat menjadi ikon wisata religi Kabupaten Padang Lawas yang dikenal lebih luas, sekaligus tetap terjaga nilai sejarah dan kearifan lokalnya.(Fazry)


