Sidimpuanpos.com – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan ikonik Tugu Salak dalam beberapa hari terakhir. Jum’at (27/02/2026).
Fasilitas digital billboard atau videotron yang biasanya menyala terang dengan berbagai tayangan iklan, kini tampak kosong melompong.
Layar besar tersebut telah dicabut, menyisakan kerangka besi yang berdiri hampa di tengah pusat kota.
Baca Juga : ‎Disperkimhub Perbaiki Lampu Hias di Galanggang, Warga Apresiasi
Berhentinya operasional videotron ini terjadi secara mendadak. Sebelumnya, perangkat digital tersebut menjadi salah satu pusat perhatian visual bagi pengendara dan pejalan kaki yang melintas.
Kini, hilangnya layar tersebut memicu spekulasi dan pertanyaan dari masyarakat yang terbiasa melihat gemerlap iklan di titik tersebut.
Ketidakpastian mengenai alasan pencabutan layar ini menuai beragam komentar dari warga setempat. Berikut adalah beberapa pendapat mereka:
​”Biasanya kalau lewat sini malam-malam terasa terang karena ada layar itu. Sekarang jadi gelap dan kelihatan seperti besi tua saja. Sayang sekali kalau tidak diurus, padahal bagus untuk mempermodern tampilan kota kita.” Ujar Rian (32), Pengendara Ojek Online.
​”Kemarin-kemarin masih hidup, kok tiba-tiba dicabut? Kami jadi bertanya-tanya, apa kontraknya habis atau rusak? Padahal lumayan kalau ada iklan-iklan pemerintah atau info produk, suasananya jadi lebih hidup.” Ujar Siti (45), Pedagang di sekitar Tugu
Lihat Juga : Pertalite Baru Tersedia Usai Maghrib, Warga Palas Keluhkan Distribusi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola billboard maupun dinas terkait mengenai alasan pencabutan layar digital tersebut.
Apakah hal ini berkaitan dengan pemeliharaan teknis, peralihan manajemen, atau penertiban izin reklame, masih menjadi tanda tanya besar bagi publik.
Warga berharap agar titik strategis di Tugu Salak ini tidak dibiarkan kosong terlalu lama, mengingat fungsinya yang cukup vital dalam mempercantik tata kota sekaligus sebagai sarana informasi digital bagi masyarakat luas.(Dani)


