Sidimpuanpos.com – Senyum para lanjut usia (lansia) di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PSLU) Binjai menjadi gambaran dari perhatian yang terus diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama DPRD Sumut. Berbagai upaya dilakukan agar para penghuni panti tidak hanya mendapatkan tempat tinggal yang layak, tetapi juga pelayanan, fasilitas, dan pemenuhan kebutuhan hidup yang semakin baik.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di UPTD PSLU Binjai, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Binjai, Senin (6/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua Tim Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumut, Erwin Harahap, yang mendampingi Anggota DPRD Sumut Daerah Pemilihan XII (Binjai-Langkat), yakni Edi Suranta, Fatimah, dan Ajie Karim. Kehadiran rombongan disambut Kepala UPTD PSLU Binjai, Muhammad Riza Fahrozi Nasution, bersama jajaran serta para warga binaan.
Baca Juga : Pimpin Rakorpem, Mahyaruddin Salim Tekankan Optimalisasi Kinerja OPD
Dalam pemaparannya, Muhammad Riza Fahrozi Nasution menjelaskan bahwa sejumlah peningkatan pelayanan berhasil diwujudkan pada Tahun Anggaran 2025 berkat dukungan DPRD Sumut melalui aspirasi yang disampaikan saat reses sebelumnya. Salah satu perubahan yang paling dirasakan para lansia adalah meningkatnya anggaran konsumsi harian.
“Pada tahun 2024, anggaran makan minum harian masih mengacu pada indeks lama sebesar Rp27.000 per hari, yang jika dibagi tiga kali makan hanya berkisar Rp9.000 sekali makan bersih di luar operasional dan pajak. Namun, berkat perjuangan bersama di komisi pada masa itu, per tahun 2025 anggaran permakanan naik menjadi total Rp2,4 miliar dengan indeks Rp34.000 per hari,” jelas Riza.
Menurutnya, kenaikan anggaran tersebut membawa dampak nyata terhadap kualitas gizi para penghuni PSLU. Jika sebelumnya menu berbahan daging hanya dapat disajikan satu kali dalam sebulan, kini para lansia dapat menikmatinya tiga kali setiap bulan, yakni pada tanggal 1, 11, dan 21. Seluruh menu juga telah disusun berdasarkan rekomendasi ahli gizi agar sesuai dengan kebutuhan kesehatan para lansia.
Perhatian terhadap kenyamanan penghuni juga diwujudkan melalui pengadaan berbagai perlengkapan baru hasil aspirasi DPRD Dapil XII. Sebanyak 70 unit matras, 50 tempat tidur, serta pakaian olahraga disediakan untuk menunjang aktivitas para lansia, termasuk senam rutin yang dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat. Program tersebut didukung anggaran sebesar Rp100 juta.
Di bidang kesehatan, meskipun anggaran pengadaan obat-obatan mandiri pada tahun 2026 disesuaikan menjadi Rp13 juta dari sebelumnya Rp18 juta pada tahun 2025, pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal. PSLU Binjai terus bekerja sama dengan Puskesmas Kebun Lada yang secara rutin mengirimkan dokter dan tenaga kesehatan setiap Senin dan Kamis untuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap para penghuni.
Sementara itu, untuk meningkatkan kenyamanan lingkungan, perbaikan infrastruktur akan mulai dilaksanakan pada Triwulan III Tahun 2026. Renovasi difokuskan pada fasilitas sanitasi dan lima wisma yang mengalami kerusakan berat dari total 18 wisma yang ada.
Lihat Juga : Tiorita Siap Jalankan Amanah sebagai Plt Bupati Langkat
“Dari total 18 wisma, saat ini baru dapat diakomodasi perbaikan untuk lima wisma skala prioritas yang mengalami rusak berat, dengan rata-rata luas perbaikan bangunan tingkat sederhana berkisar 55 hingga 60 meter persegi. Total pagu anggaran fisik ini sebesar Rp189 juta, dengan biaya perencanaan sebesar Rp4,5 juta dan pengawasan Rp10 juta. Prosesnya sempat melewati tahap evaluasi, namun Insyaallah tahun ini rampung dilaksanakan,” papar Riza.
Dalam sesi dialog, Anggota DPRD Sumut Fraksi PKS, Fatimah, mengingatkan pentingnya percepatan penyelesaian persoalan sanitasi, terutama sistem septic tank di kawasan PSLU Binjai. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi kebutuhan mendesak untuk menjamin kenyamanan dan kebersihan lingkungan tempat tinggal para lansia.
“Di tahun 2025 ada problem krusial terkait septic tank yang sudah kami sampaikan. Ini merupakan prioritas yang kami harapkan dari pihak dinas terkait—khususnya yang menangani urusan infrastruktur permukiman—apakah sudah masuk dalam usulan anggaran induk atau perubahan, agar kenyamanan dan higienitas lingkungan para lansia benar-benar terjamin,” tegas Fatimah.
Baca Juga : Pelayanan Berkualitas Kunci Kepercayaan Masyarakat
Hal senada disampaikan Anggota DPRD Sumut Ajie Karim. Ia menilai bahwa memberikan pelayanan terbaik kepada para lansia merupakan bentuk penghormatan sekaligus amanah kemanusiaan yang harus dijalankan dengan sepenuh hati.
Ajie juga mengapresiasi Dinas Sosial beserta seluruh OPD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang terus memberikan perhatian, pendampingan, dan pengawasan terhadap pelayanan di PSLU Binjai agar para lansia dapat menjalani hari tua dengan lebih nyaman, sehat, dan bermartabat.(Ali)


