Sidimpuanpos.com – Harapan baru tumbuh di lahan pertanian Dusun V, Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir. Melalui pengembangan varietas cabai merah unggul, Pemerintah Kabupaten Batubara berupaya membuka peluang peningkatan hasil panen sekaligus memperkuat kesejahteraan para petani.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Batubara Dr. H. Baharuddin Siagian saat menghadiri panen perdana sekaligus kegiatan seleksi varietas unggul cabai merah hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Batubara dengan Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), Sabtu (18/7/2026).
Bupati hadir bersama Asisten III, Plt Kepala Dinas Pertanian, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Sosial, Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Camat Lima Puluh Pesisir.
Baca Juga : Pendidikan, Infrastruktur, dan Kesehatan Jadi Prioritas Bobby di Nias
Kegiatan tersebut juga dihadiri Dekan Fakultas Pertanian IPB Prof. Dr. Ir. Suryo Wiyono, MScAgr, Prof. Dr. Ir. Syarifah Iis Aisyah, MScAgr, Prof. Dr. Muhamad Syukur, SP., MSi, beserta rombongan, penyuluh pertanian, Kelompok Tani Lubuk Cuik dan Simpang Gambus, serta para petani cabai.
Dalam kesempatan itu, Bupati bersama jajaran Fakultas Pertanian IPB melakukan panen perdana cabai merah keriting yang ditanam di lahan demplot sebagai bagian dari proses seleksi varietas unggul.
Dekan Fakultas Pertanian IPB, Prof. Suryo Wiyono, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Batubara yang terus mendorong penerapan inovasi pertanian hingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami selalu mendukung program pemerintah dalam hilirisasi inovasi. Kami mengapresiasi Kabupaten Batubara yang turut mengembangkan inovasi hasil penelitian Fakultas Pertanian IPB,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Baharuddin menegaskan bahwa pengembangan cabai varietas unggul merupakan bagian dari strategi meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengangkat perekonomian masyarakat.
Ia menargetkan Desa Lubuk Cuik dan Desa Gambus Laut berkembang menjadi sentra produksi cabai merah unggulan di Kabupaten Batubara.
“Ini adalah janji saya. Saya ingin Lubuk Cuik dan Gambus Laut menjadi sentra cabai varietas unggul sehingga mampu meningkatkan hasil produksi. Dengan begitu, Kabupaten Batubara dapat menjadi daerah penghasil cabai terbesar kedua di Sumatera Utara,” tegasnya.
Program seleksi tersebut bertujuan menemukan varietas cabai merah keriting yang paling sesuai dengan karakteristik tanah dan iklim di Kabupaten Batubara. Varietas terpilih diharapkan memiliki produktivitas tinggi, mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan setempat, serta memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi petani.
Lihat Juga : Gempa Gayo Lues M5,6 Guncang Sejumlah Wilayah Sumut
Kerja sama antara Pemkab Batubara dan Fakultas Pertanian IPB telah dimulai sejak 2025 dan menjadi salah satu program strategis daerah. Panen perdana ini menjadi langkah awal sebelum proses seleksi dilanjutkan pada musim tanam berikutnya.
Nantinya, varietas terbaik hasil seleksi akan menjadi identitas pertanian Kabupaten Batubara dengan nama Cabai Merah Keriting “Bahagia”, yang diharapkan menjadi varietas unggulan khas daerah sekaligus kebanggaan para petani Batubara.(Ali)


