Sidimpuanpos.com- Tim Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) melakukan monitoring ke SPBU Sitada-tada, Kecamatan Halongonan Timur (06/04/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabag Perekonomian dan SDA, Ibrahim Nasution. Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya subsidi, berjalan sesuai aturan dan tidak terjadi penyimpangan seperti praktik mafia BBM.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait pembatasan pembelian BBM subsidi yang telah diatur oleh pemerintah.
Baca Juga : Pencairan Bantuan PIP di SD Negeri 0602 Matondang Dipadati Warga
Dari hasil monitoring di lapangan, diketahui bahwa ketersediaan BBM subsidi jenis Pertalite di SPBU Sitada-tada dalam kondisi cukup dan tidak terjadi antrean maupun panic buying di kalangan
masyarakat.
Saat ini, SPBU Sitada-tada melayani penjualan BBM jenis Pertalite, Pertamax, dan Pertamina Dex. Sementara untuk Bio Solar, berdasarkan keterangan pihak pengawas lapangan SPBU, pasokannya telah dihentikan oleh Pertamina sejak Februari 2026 dengan alasan yang belum diketahui.
Pemerintah Kabupaten Paluta mengimbau pihak SPBU agar tetap menyalurkan BBM, khususnya subsidi, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemkab juga menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna mencegah terjadinya penyelewengan dalam distribusi BBM di
wilayah tersebut.(fazry)


