Sidimpuanpos.com – Suasana di sekitar Masjid Nur Ala Nur Panyabungan terlihat lebih ramai dari biasanya selama masa libur Hari Raya Idulfitri. Kondisi tersebut dimanfaatkan para pedagang jajanan dengan membuka lapak lebih awal untuk melayani pengunjung yang datang sejak siang hari.
Jika pada hari biasa pedagang mulai berjualan menjelang waktu salat Ashar, selama libur Lebaran aktivitas jual beli sudah dimulai sejak siang. Ramainya pengunjung yang datang bersama keluarga menjadi alasan utama para pedagang memajukan waktu berjualan.
Berbagai jenis jajanan dijual di kawasan tersebut, mulai dari aneka gorengan, minuman dingin, hingga makanan ringan yang banyak diminati pengunjung. Aktivitas jual beli berlangsung hingga sore hari.
Baca Juga : Pascalebaran, Harga Sembako di Madina Stabil
Salah seorang pedagang, Enni, mengatakan suasana Lebaran membawa peningkatan jumlah pembeli dibandingkan hari biasa.
“Kalau hari biasa kami biasanya buka sore hari, tapi sekarang karena masih suasana Lebaran dan banyak orang libur, kami buka lebih awal. Dari siang sudah ada pembeli yang datang,” ujar Enni.
Menurut dia, peningkatan jumlah pengunjung membuat dagangan lebih cepat habis. Banyak warga datang ke kawasan masjid setelah bersilaturahmi ke rumah kerabat atau sekadar berjalan-jalan bersama keluarga.
“Pembeli sekarang lebih ramai. Siang hari pun sudah banyak yang datang beli jajanan, jadi dagangan juga lebih cepat habis,” katanya.
Lihat Juga : PKK Tapsel Salurkan Bantuan, Warga Huntap Sambut Harapan Baru
Keramaian di sekitar Masjid Nur Ala Nur selama libur Lebaran menjadi pemandangan yang kerap terjadi setiap tahun. Selain menjadi tempat ibadah, kawasan tersebut juga menjadi lokasi masyarakat berkumpul dan menikmati suasana kota.
Para pedagang berharap ramainya pengunjung dapat terus berlangsung hingga akhir masa libur Lebaran agar dapat menambah penghasilan mereka.(SW)


