Sidimpuanpos.com – Antrean kendaraan terlihat memadati SPBU 2 yang berada di Padang Luar, Kabupaten Padang Lawas. Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean didominasi oleh mobil-mobil besar dan truk yang mengisi bahan bakar jenis Bio Solar (12/6/2026).
Sementara itu, bahan bakar jenis Pertalite maupun Pertamax belum tersedia saat ini. Kondisi tersebut membuat sejumlah pengendara harus menunggu pasokan BBM kembali masuk ke SPBU tersebut.
Salah seorang petugas SPBU, Hasibuan, mengatakan masyarakat diminta bersabar terkait ketersediaan BBM jenis lainnya. Menurutnya, hingga saat ini belum ada kepastian kapan pasokan akan kembali tersedia.
Baca Juga : Jalan Lintas Sosopan Berlumpang, Pengendara Diminta Waspada
Untuk BBM jenis lainnya masyarakat diminta bersabar. Belum jelas kapan tersedia, tetapi biasanya pasokan masuk pada pagi hari atau menjelang waktu maghrib,” ujarnya.
Meski demikian, para sopir truk yang mengantre mengaku bersyukur karena harga Bio Solar tidak mengalami kenaikan seperti beberapa jenis BBM non-subsidi lainnya. Mereka menilai kestabilan harga Bio Solar sangat membantu operasional angkutan barang dan jasa.
Goloman (42), seorang sopir truk, mengaku lega karena harga Bio Solar tetap bertahan di angka Rp6.800 per liter.
”Kami sangat bersyukur Bio Solar tidak naik. Kalau sampai naik, biaya operasional kendaraan tentu bertambah dan berpengaruh pada penghasilan kami sebagai sopir,” katanya.
Lihat Juga : Bupati Padang Lawas Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Doakan Menjadi Haji Mabrur
Senada dengan itu, Alwiman (38), sopir angkutan barang, mengatakan harga Bio Solar yang tetap membantu para pengemudi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. “Saat ini banyak kebutuhan yang sudah mahal. Untungnya harga solar tidak naik sehingga kami masih bisa bekerja dengan biaya yang relatif sama seperti sebelumnya. Kami berharap pasokan BBM juga tetap lancar,” ujarnya.
Warga dan pengendara berharap ketersediaan Pertalite maupun Pertamax di SPBU 2 Padang Luar segera kembali normal agar kebutuhan bahan bakar masyarakat dapat terpenuhi dan antrean di sejumlah SPBU lainnya dapat berkurang.(fazry)


