Rabu, Oktober 14, 2026

Pertamax Resmi Naik, Jalur Pertalite Dipadati Pengendara

Must Read

sidimpuanpos.com – Kejutan kurang menyenangkan harus diterima para pengguna bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Kota Padangsidimpuan.

Mulai Kamis (11/06/2026), harga BBM jenis Pertamax resmi melonjak tajam menjadi Rp16.650 per liter, dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp12.300 per liter.

Perubahan harga yang cukup drastis ini sejatinya sudah mulai diberlakukan sejak Rabu pagi (10/06/2026).

Padahal, berdasarkan pantauan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Padangsidimpuan, harga Pertamax terpantau masih normal dan stabil pada Selasa, 9 Juni 2026.

Baca Juga : ‎SPBU 2 Padang Lawas Sepi Aktivitas, Warga Harap Segera Beroperasi Normal

Penyesuaian harga yang terkesan mendadak pada tengah malam menuju Rabu pagi tersebut sontak membuat banyak pengendara terkejut saat hendak mengisi bahan bakar.

Imbas dari kenaikan harga Pertamax yang mencapai Rp4.350 per liter ini langsung terlihat di lapangan.

Antrean kendaraan di jalur Pertalite tampak lebih mengular dibandingkan biasanya.

Banyak masyarakat yang memutuskan untuk turun kelas dan beralih menggunakan Pertalite, mengingat harganya masih bertahan di angka Rp10.000 per liter.

Bagi sebagian besar warga Padangsidimpuan, selisih harga yang kini mencapai Rp6.650 per liter antara Pertamax dan Pertalite dianggap terlalu berat untuk kantong mereka, terutama di tengah situasi ekonomi saat ini.

Kenaikan ini memicu berbagai respons dari warga setempat, mulai dari keluhan hingga kepasrahan.

Berikut adalah beberapa pendapat masyarakat yang berhasil dihimpun di sekitar SPBU Kota Padangsidimpuan hari ini:

“Kaget sekali pas mau isi tadi pagi. Biasanya beli Rp20.000 sudah dapat lumayan buat kerja dua hari. Sekarang pas lihat papan harga kok sudah Rp16.650. Terpaksa hari ini langsung pindah ke jalur Pertalite mas. Selisihnya jauh sekali, lumayan buat hemat uang belanja dapur.” Ujar Ryan selaku pengendara motor.

Lihat Juga : Mahasiswa Demo Kantor Bupati Madina, Tuntut Penjelasan Kinerja

“Kemarin lusa (09/06) saya isi masih Rp12.300. Eh, kemarin pagi pas suami mau isi katanya sudah naik. Harusnya kalau mau menaikkan harga ada sosialisasi dulu, jangan mendadak begini. Kalau harganya segini terus, mau tidak mau mobil keluarga kami pakai Pertalite dulu sementara waktu, walaupun tahu sebenarnya bagus pakai Pertamax.”Ujar Marlina UMKM/pedagang menggunakan mobil Pribadi.

Hingga berita ini diturunkan, antrean di jalur Pertalite di beberapa titik SPBU Kota Padangsidimpuan masih terlihat padat merayap, sementara jalur Pertamax cenderung lebih lengang dari biasanya.

Masyarakat berharap pemerintah atau pihak terkait bisa mengevaluasi kembali kebijakan ini agar tidak semakin membebani daya beli warga.(Dani)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This