Sidimpuanpos.com – Polres Padangsidimpuan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral guna mempersiapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pratidina Mapolres Padangsidimpuan, Rabu (11/3/2026).
Rakor ini digelar untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam memastikan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, terutama menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.
Rapat dipimpin Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna dan dihadiri Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Rahmat Marzuki Nasution. Turut hadir perwakilan TNI dari Kodim 0212/Tapsel, Batalyon 123/Rajawali, Brimob Polda Sumut, Subdenpom Padangsidimpuan, serta Kalapas Kelas IIB Salambue Mathrios Zulhidayat Hutasoit.
Baca Juga : Pemprov Sumut dan Thailand Jajaki Kerja Sama Perfilman dan Pendidikan
Selain itu, hadir Wakapolres Padangsidimpuan Kompol Rahman Takdir Harahap, Kakan Kemenag Padangsidimpuan Dr. Erwin Kelana Nasution, Ketua FKUB Zulfadli Nasution, pimpinan OPD Pemko Padangsidimpuan, pimpinan SPBU se-Kota Padangsidimpuan, pejabat utama Polres Padangsidimpuan, serta undangan lainnya.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna mengatakan Operasi Ketupat Toba 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi tersebut merupakan agenda rutin kepolisian untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri.
“ Operasi Ketupat tahun ini diperlukan sinergi dan kesiapan seluruh pihak agar pelaksanaan pengamanan berjalan optimal, ” ujar Kapolres.
Ia menjelaskan periode operasi bertepatan dengan libur nasional yang berlangsung pada 18–26 Maret 2026, sehingga diperkirakan terjadi peningkatan aktivitas masyarakat di berbagai sektor.
” Seluruh personel yang terlibat dalam operasi diminta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama arus mudik dan arus balik lebaran, ” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan seluruh personel gabungan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta merespons cepat setiap laporan melalui layanan kepolisian, termasuk call center 110, guna menjaga keamanan dan ketertiban selama masa libur Lebaran.
Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe melalui Sekda Rahmat Marzuki Nasution menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi terpadu yang melibatkan berbagai instansi dan pemangku kepentingan.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Padangsidimpuan siap mendukung pelaksanaan operasi tersebut, termasuk penyediaan pos pelayanan dan pos pengamanan di sejumlah titik strategis.
Lihat Juga : 6.100 Koperasi Merah Putih Terbentuk di Sumut, Dorong Ekonomi Desa
“ Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan kegiatan ini. Sinergi antar instansi sangat penting untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman, ” katanya.
Dalam rakor tersebut, jajaran Polres Padangsidimpuan juga memaparkan rencana kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026. Sementara Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Padangsidimpuan menyampaikan kondisi ketersediaan pangan serta perkembangan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk membahas berbagai langkah strategis guna mendukung kelancaran pelaksanaan operasi.(Pan)


