Selasa, Oktober 13, 2026

Polrestabes Medan Bongkar Modus Narkoba Berkedok Barang Elektronik

Must Read

Sidimpuanpos.com – Sebuah rumah kos di kawasan Medan Labuhan yang selama ini menjadi gudang penyimpanan narkoba antar pulau akhirnya terbongkar oleh Satresnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (22/7). Modus para pelaku terbilang licik: menyamarkan narkoba sebagai barang elektronik dan spare part kendaraan lewat jasa ekspedisi pengiriman paket.

Terungkapnya jaringan ini bermula dari penangkapan HS (19), warga Jalan Tenggiri Raya, Kecamatan Medan Labuhan, oleh personel Unit 2 Satreskrim Polrestabes Medan di Jalan Rawe V. Dari tangan HS, petugas menyita 3 butir pil ekstasi beserta sejumlah uang yang diduga hasil penjualan narkoba.

Saat diperiksa, HS mengaku memperoleh barang haram tersebut dari JD (25) yang tinggal di sebuah kos di Jalan Rawe II, masih di kecamatan yang sama.

“Dari JD kami temukan sejumlah barang bukti, mulai dari 3 paket sabu, 188 butir pil ekstasi, hingga 6 kg ganja dalam jumlah besar,” ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Senin (27/7) sore.

Baca Juga : Pemkab Palas Mulai Pemusatan Latihan Paskibraka 2026

Rafli menjelaskan, kedua pelaku merupakan bagian dari jaringan pemasok narkoba ke berbagai daerah di Indonesia. Mereka kerap memanfaatkan jasa ekspedisi dengan mengecoh petugas melalui label paket berisi barang elektronik atau spare part kendaraan.

“Modus operandi pelaku ini mengirimkan narkoba ke sejumlah daerah atau antar pulau, dengan menuliskan paket yang dikirim merupakan barang elektronik atau spare part. Untuk menyamarkan berat narkoba yang dikirim agar menyerupai dengan barang elektronik atau spare part, pelaku memasukkan batu ke dalam narkoba,” jelas Rafli.

Yang mengejutkan, bisnis gelap ini ternyata telah berjalan selama setahun terakhir, dengan frekuensi pengiriman mencapai 10 kali per bulan, mayoritas menyasar wilayah Indonesia Timur.

“Mereka ini sudah satu tahun terakhir beroperasi, dalam satu bulan memasok narkoba setidaknya 10 kali ke sejumlah daerah,” terang Rafli.

Kini, polisi tak berhenti sampai di situ. Rafli menegaskan pihaknya masih memburu satu pelaku lagi yang berperan sebagai pemasok utama kepada JD dan HS, guna memutus mata rantai peredaran narkoba dari sindikat antar pulau tersebut.

“Bagaimana pun pelaku berkamuflase, kami pastikan kami akan menemukan cara untuk mengungkapnya,” pungkas Rafli.

Sumber : Satresnarkoba medan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This