Rabu, Oktober 14, 2026

Ramadan, Jalan Wolter Mongosidi Padangsidimpuan Jadi Sentra Takjil

Must Read

Sidimpuanpos.com – Memasuki bulan suci Ramadan, kawasan Jalan Wolter Mongosidi, tepatnya di samping Pasar Sanggumpal Bonang, Kota Padangsidimpuan, dipadati aktivitas pedagang takjil. Sejak Rabu (18/02/2026), area tersebut difungsikan sebagai pusat jajanan berbuka puasa sekaligus ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produk.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pasar takjil kali ini menerapkan sistem pengaturan lapak yang lebih tertib. Di sepanjang badan jalan terlihat garis pembatas yang jelas disertai nomor urut pada setiap titik berjualan.

Pengaturan tersebut dilakukan untuk menjaga kerapian dan ketertiban area pasar, sehingga pedagang tidak saling berhimpitan dan arus pengunjung tetap lancar.

Baca Juga : Tradisi Jelang Ramadan, Pasar Padangsidimpuan Membludak

“Dengan adanya nomor dan batas ini, kami tidak perlu berebut tempat lagi. Semuanya sudah teratur, jadi terlihat lebih profesional dan tidak semrawut,” ujar salah satu petugas pengawas di lokasi.

Para pedagang memanfaatkan momentum Ramadan sebagai kesempatan meningkatkan pendapatan. Ibu Nur, salah seorang penjual kue basah, mengaku bersyukur dengan lokasi berjualan yang dinilai strategis.

“Strategis lokasi di samping Sanggumpal Bonang memudahkan akses bagi warga yang baru selesai belanja kebutuhan pokok,” ujarnya.

Sejumlah warga menyambut positif penataan pasar takjil tahun ini. Selain dinilai lebih rapi, pengunjung juga merasa nyaman saat berbelanja.

Lihat Juga : Syaikh Hamdi Al Mishry Isi Tabligh Akbar di Padangsidimpuan

“Tahun ini lebih enak dipandang karena ada garis batas dan nomornya. Jadi kita jalannya juga lebih teratur. Pilihannya lengkap, mulai dari makanan berat sampai minuman segar semua ada di satu jalur,” kata Rian, salah seorang pengunjung.

Keberadaan pasar takjil di Jalan Wolter Mongosidi dinilai turut mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Padangsidimpuan. Selain memudahkan masyarakat memperoleh menu berbuka puasa, sistem penataan yang diterapkan diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan pasar musiman ke depan.(Dani)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This