Sidimpuanpos.com – Para pedagang Pasar Bahagia menyatakan siap pindah ke lokasi baru yang disediakan Pemerintah Kota Tanjung Balai. Kesepakatan itu disampaikan dalam pertemuan bersama Wali Kota Mahyaruddin Salim di Aula Sutrisno Hadi, Senin (20/4/2026) sore.
Dalam pertemuan tersebut, pedagang meminta adanya regulasi yang mengatur relokasi, kejelasan data pedagang, serta fasilitas pendukung seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Mereka juga menyampaikan bahwa dari sekitar 160 pedagang, hanya sekitar 60 yang memiliki hak menempati lapak baru.
Menanggapi hal itu, Wali Kota menegaskan komitmennya untuk menata kawasan pasar agar lebih tertib dan tidak mengganggu lalu lintas.
“belum pernah saya menolak aspirasi masyarakat”, katanya.
Ia menegaskan relokasi bukan bentuk penggusuran, melainkan penataan kawasan agar lebih rapi dan nyaman.
Baca Juga : Perempuan Padangsidimpuan Kian Berperan dalam Pembangunan
Selain itu, Pemko juga memastikan lapak baru diprioritaskan bagi warga Tanjung Balai.
“Tidak ada maksud apapun dari niat ini, ayo pedagang dukung kami menata kota ini jauh lebih bersih,rapi, indah dan jauh dari kesan kumuh,” tambahnya lagi.
Wali Kota juga menegaskan tenggat waktu relokasi dan kemungkinan penerapan aturan jika tidak dipatuhi.
“kalau para pedagang tidak juga pindah ke lokasi yang disediakan kami akan menjalankan Perda Nomor 4 tahun 2024,” tegasnya lagi.
Melalui pendekatan dialog, seluruh pedagang akhirnya sepakat pindah secara mandiri dan meminta tambahan waktu tiga hari hingga Kamis (23/4/2026) untuk persiapan.(AA)


