Rabu, Oktober 14, 2026

Siborang Jadi Gerbang Transportasi Pelajar ke Kawasan Sadabuan

Must Read

Sidimpuanpos.com – Kawasan Siborang kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai urat nadi transportasi di Kota Padangsidimpuan.

Setiap pagi dan siang hari, area ini bertransformasi menjadi titik kumpul utama berbagai rute angkutan kota (angkot) yang melayani mobilisasi penumpang, terutama para pelajar yang menempuh pendidikan di komplek persekolahan Sadabuan.

Fenomena ini menjadikan Siborang sebagai lokasi transit paling sibuk. Angkot dari berbagai trayek berkumpul di sini untuk menurunkan penumpang yang kemudian akan melanjutkan perjalanan atau berganti kendaraan menuju area Sadabuan.

Baca Juga : Ketua TP PKK Paluta Kunjungi Korban Kebakaran di Gunungtua

Berdasarkan pantauan di lapangan (23/04/2026), tingginya volume angkot di Siborang dipicu oleh letaknya yang strategis sebagai gerbang masuk menuju kawasan pendidikan.

Banyaknya sekolah yang berpusat di komplek Sadabuan membuat ribuan siswa bergantung pada titik penurunan di area ini.

Tidak hanya sebagai tempat turun, Siborang juga menjadi tempat “ngetem” favorit para sopir angkot karena kepastian jumlah penumpang yang selalu tersedia di jam-jam sibuk sekolah.

Keberadaan titik kumpul ini memicu beragam tanggapan dari warga sekitar maupun pengguna jalan.

​”Sebagai orang tua, saya merasa terbantu karena anak saya tidak bingung cari angkot kalau mau ke Sadabuan. Semua angkot kumpul di sini, jadi aksesnya mudah. Tapi ya itu, kalau sudah jam pulang sekolah, di sini macetnya luar biasa.” Ujar siti yang menjemput anaknya pulang sekolah.

Lihat Juga : 106 Jamaah Haji Paluta Siap Berangkat dalam Kloter 9

​”Kami kumpul di sini karena memang penumpangnya banyak di sini. Kalau kami tidak berhenti di titik ini, kasihan anak-anak sekolah yang mau lanjut ke Sadabuan, mereka jadi jauh jalannya.” Ujar Ucok sebagai Supir angkot.

Meski memudahkan akses bagi para pelajar, kepadatan yang terjadi di Siborang memerlukan perhatian serius dari pihak terkait.

Masyarakat berharap adanya petugas yang mengatur lalu lintas secara rutin di jam sibuk agar fungsi Siborang sebagai titik integrasi angkot tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas kota.(Dani)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This