Sidimpuanpos.com – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga kelestarian lingkungan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang berlangsung di Kebun Raya Sipirok, Rabu (17/6/2026).
Peringatan yang digelar selama dua hari, 17–18 Juni 2026, melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi non-pemerintah, komunitas lingkungan, hingga kalangan pendidikan. Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan, termasuk perubahan iklim dan kerusakan ekosistem.
Dalam sambutannya, Gus Irawan menegaskan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus dimaknai lebih dari sekadar agenda tahunan. Menurutnya, peringatan tersebut perlu menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan aksi bersama dalam menjaga kelestarian alam.
Baca Juga : Kejuaraan Menembak Warnai Peringatan Hari Bhayangkara di Tapsel
Ia menyoroti sejumlah bencana yang terjadi di Tapanuli Selatan dalam beberapa tahun terakhir sebagai bukti nyata dampak kerusakan lingkungan terhadap kehidupan masyarakat. Karena itu, upaya pelestarian lingkungan harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan keterlibatan semua pihak agar upaya menjaga lingkungan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” kata Gus Irawan.
Bupati juga mengapresiasi kontribusi perusahaan, organisasi masyarakat, dan berbagai komunitas yang selama ini aktif mendukung program pelestarian lingkungan di daerah tersebut. Menurutnya, sinergi yang telah terbangun perlu terus diperkuat guna mendukung pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tapsel, Mahyuddin Ritonga, mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Tema tersebut menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya mitigasi perubahan iklim melalui berbagai aksi nyata.
Beragam kegiatan digelar dalam rangkaian peringatan tersebut, mulai dari pameran lingkungan, lomba video aksi lingkungan tingkat SMP/MTs, cerdas cermat lingkungan tingkat SD, lomba lagu bertema lingkungan, senam bersama, outbond, ecoprint, hingga pemberian penghargaan kepada para pemenang.
Pada kesempatan yang sama, PT Agincourt Resources (PTAR) memaparkan sejumlah program keberlanjutan yang dijalankan perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional Tambang Emas Martabe.
Lihat Juga : Petugas Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilepas di Tapsel
Manager Environmental PTAR, Mahmud Subagya, menyampaikan bahwa hingga akhir 2025 perusahaan telah merehabilitasi lahan seluas 54 hektare dan mengembangkan fasilitas pembibitan tanaman untuk mendukung pemulihan kawasan. Selain itu, PTAR juga menerapkan berbagai program efisiensi energi, pengurangan emisi, serta pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.
Menurut Mahmud, perusahaan berkomitmen menjalankan kegiatan pertambangan yang sejalan dengan upaya perlindungan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Tapanuli Selatan.(AG)


