Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Ulama kondang Indonesia, Tuan Guru Ustadz H. Abdul Somad (UAS), mengajak masyarakat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tapsel.
Ajakan tersebut disampaikan UAS saat menerima kunjungan silaturahmi pimpinan dan jajaran Baznas Tapsel di Rumah Omak, Kompleks Pesantren Ma’had Az-Zahra, Minggu (11/10/2026).
UAS menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program pengelolaan zakat Baznas Tapsel. Menurutnya, pengelolaan zakat yang baik dapat meningkatkan kepedulian sosial sekaligus membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam video testimoninya, UAS mengingatkan bahwa zakat merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang harus berjalan seiring dengan pelaksanaan salat. Perintah mendirikan salat dan menunaikan zakat kerap disebutkan secara berdampingan dalam Al-Qur’an.
Baca Juga: Lima Mahasiswa Pattani Tiba di UIN Syahada, Rektor Tekankan Adaptasi dan Kesungguhan Belajar
Ia menjelaskan, ibadah tidak hanya diwujudkan melalui hubungan dengan Allah SWT, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama, termasuk dengan menunaikan zakat, infak, wakaf, dan sedekah.
UAS kemudian mengibaratkan kekuatan zakat melalui filosofi lidi. Menurutnya, satu batang lidi memiliki kemampuan terbatas, tetapi ketika disatukan, lidi dapat digunakan untuk membersihkan banyak sampah.
“Kalau satu batang lidi hanya bisa mencongkel gigi, tapi kalau lidi-lidi ini disatukan, maka banyak sampah yang akan hilang. Di antaranya adalah kemiskinan, saudara kita yang tidak bisa menyekolahkan anak,” ujar UAS.
Ia menegaskan, semangat kebersamaan tersebut dapat diterapkan dalam pengelolaan zakat. Jika masyarakat bersama-sama menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Tapsel, dana yang terkumpul diharapkan mampu membantu mengatasi persoalan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Maka dengan kita bayarkan zakat, infak, sedekah kita ke Baznas Kabupaten Tapsel, insya Allah berkah rezeki, berkah kehidupan menjadi lebih baik,” tambahnya.
Sebelumnya, rombongan Baznas Tapsel yang dipimpin Ketua Jon Sujani Pasaribu, didampingi Wakil Ketua II Asep Safaat Siregar, Kepala Bagian Pelaksana Wahyu Parondingan Siregar, serta staf Zul Fadli Harahap, bersilaturahmi dengan UAS di Rumah Omak, Kompleks Pesantren Ma’had Az-Zahra.
Lihat Juga: Golkar Padangsidimpuan Perkuat Konsolidasi Kader dan Struktur Organisasi Hadapi Pemilu
Dalam pertemuan tersebut, Jon Sujani memaparkan sejumlah program prioritas Baznas Tapsel, termasuk program zakat produktif bergulir. Program ini bertujuan membantu mustahik atau penerima zakat mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan memperbaiki taraf hidup hingga kelak mampu menjadi muzakki atau pemberi zakat.
Jon Sujani juga memohon bimbingan dan nasihat UAS agar jajaran Baznas Tapsel dapat menjalankan amanah pengelolaan zakat dengan baik serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia berharap dukungan UAS dapat meningkatkan kepercayaan dan kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.
Melalui pengelolaan yang terarah, zakat diharapkan tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Baznas Tapsel terus mendorong program pemberdayaan umat, termasuk zakat produktif, agar bantuan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka peluang bagi penerima zakat untuk mandiri secara ekonomi.
Sinergi antara Baznas dan masyarakat diharapkan mampu mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran zakat, infak, dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Tapanuli Selatan.(Wan)


