Selasa, Oktober 13, 2026

Waka III STAIN Madina Tanggapi Penjaringan SEMA-DEMA saat Libur

Must Read

Sidimpuanpos.com – Di tengah suasana kampus yang lengang karena masa libur akademik, langkah Wakil Ketua III STAIN Mandailing Natal menjaring kepengurusan Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Mahasiswa (DEMA) justru menuai polemik. Sejumlah mahasiswa menilai proses tersebut sarat cacat prosedural lantaran dilaksanakan bukan pada waktu yang tepat.

Persoalan ini bermula dari kekosongan kepengurusan SEMA yang tak kunjung terselenggara. Untuk mengisi kekosongan itu, Waka III mengambil inisiatif menata kepengurusan sementara. Namun, banyak pihak menganggap solusi tersebut kurang tepat sasaran, mengingat sepanjang masa jabatan Waka III sebelumnya, Dr. Irma Suryani Siregar, pemilihan dan pelantikan SEMA memang belum pernah terlaksana.

Kini, harapan besar disematkan kepada Waka III yang menjabat saat ini, Dr. Faisal Musa, S.Ag, M.Pd, agar proses penjaringan dapat dilakukan kembali saat suasana kampus sudah aktif — bukan di tengah masa libur seperti sekarang.

Baca Juga : Polisi Bekuk 4 Pelaku Penikaman Pelajar di Padangsidimpuan, 1 Buron

Suara Keprihatinan dari Mahasiswa

“Jika dilaksanakan ketika masa libur perkuliahan, ini dianggap menyebabkan ketidakstabilan manajemen organisasi mahasiswa di kampus. Karena banyak mahasiswa yang memilih untuk berlibur dan tidak aktif di kampus,” ungkap salah seorang mahasiswa yang menyampaikan keberatannya, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, keprihatinan ini turut dirasakan oleh sejumlah pengurus organisasi mahasiswa (ormawa) lainnya. Mekanisme penjaringan yang berlangsung saat kampus sepi dinilai mengesampingkan asas transparansi dan partisipasi yang seharusnya melibatkan mahasiswa secara luas.

Mahasiswa tersebut berharap agar penjaringan kepengurusan dapat ditunda hingga masa perkuliahan aktif kembali, sekaligus mendesak adanya evaluasi terhadap tanggung jawab administratif pihak berwenang guna mencegah persoalan serupa terulang di kemudian hari.

“Pihak kampus belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan cacat prosedural ini. Kami mahasiswa berharap adanya klarifikasi dan solusi yang mengutamakan tata kelola ormawa yang demokratis dan berkelanjutan,” tuturnya, seraya meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Lihat Juga : Kapolres Padangsidimpuan: Jadikan MPLS Awal Belajar Disiplin dan Berprestasi

Penjelasan dari Pihak Kampus

Menanggapi hal tersebut, Waka III STAIN Madina, Dr. Faisal Musa, membenarkan bahwa proses penjaringan memang tengah berlangsung. Ia menjelaskan, keputusan melaksanakan penjaringan di masa libur perkuliahan diambil demi mengejar kesiapan pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) STAIN Madina yang akan segera digelar.

“Ini dilakukan karena sebentar lagi akan ada masa PBAK dan kami butuh keberadaan SEMA DEMA. Tidak ada maksud lain. Terima kasih,” tulisnya saat memberikan konfirmasi kepada media, Jumat (31/7/2026).(Galeh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This