Selasa, Oktober 13, 2026

120 Huntap Rampung, Tapsel Percepat Pembangunan dan Pemberdayaan

Must Read

Sidimpuanpos.com – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu melakukan kunjungan kerja ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI di Jakarta, Senin (20/4/2026). Pertemuan bersama Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid membahas percepatan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang terintegrasi dengan program pemberdayaan ekonomi bagi korban bencana.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan progres pembangunan Huntap yang terus berjalan. Sebanyak 120 unit rumah telah rampung, sementara 227 unit dalam satu lokasi ditargetkan selesai akhir April 2026.

“ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel telah menyiapkan lahan sekitar 30 hektare untuk mendukung pembangunan Huntap dan saat ini seluruh masyarakat terdampak sudah menempati hunian sementara dan tidak lagi tinggal di tenda pengungsian, ” ujar Gus Irawan.

Ia menegaskan, fokus berikutnya adalah memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat terdampak melalui program pemberdayaan berbasis kawasan.

Baca Juga : Warga Soroti Kondisi Pendopo Simarancar yang Terbengkalai

Pemkab Tapsel telah menyiapkan lahan sekitar 20–28 hektare untuk pengembangan ekonomi produktif, seperti budidaya perikanan bioflok, peternakan ayam, serta pertanian jagung dan padi varietas Gama Gora.

“ Kami ingin hunian ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi kawasan ekonomi baru dengan pasar yang jelas melalui BUMD serta kebutuhan konsumsi daerah yang masih defisit, ” jelasnya.

Bupati juga mengungkapkan dampak bencana terhadap perekonomian daerah, di mana pertumbuhan ekonomi Tapsel turun menjadi sekitar 2,4 persen.

” Namun demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen melakukan berbagai terobosan pemulihan tanpa mengubah arah pembangunan jangka panjang, ” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyambut baik konsep hunian terintegrasi tersebut.

Baca Juga : Lubang Menganga di Jalan Tambusai Ancam Keselamatan Pengendara

Ia menyatakan BAZNAS akan melakukan asesmen bersama BAZNAS Tapsel untuk menentukan model pemberdayaan yang tepat.

“ Pendayagunaan zakat ke depan diarahkan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi produktif dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan umat secara permanen, ” ujar Sodik.

Kolaborasi ini diharapkan mempercepat pembangunan Huntap sekaligus mendorong pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana di Tapsel.(Galeh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Dokkes Polres Padangsidimpuan Periksa 3.000 Porsi Makanan, Pastikan Layak Konsumsi

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Padangsidimpuan melaksanakan pemeriksaan keamanan pangan (food safety) di Sentra Pelayanan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This