Sidimpuanpos.com – Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan, resmi berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2007 pada 10 Agustus 2007. Hingga tahun 2025, usia kabupaten ini telah mencapai 18 tahun dengan berbagai upaya pembangunan yang terus dilakukan.(4/5/2026).
Namun demikian, di tengah upaya pembangunan tersebut, masih ditemukan sejumlah kesenjangan infrastruktur di lapangan, khususnya di kawasan ibu kota kabupaten. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kondisi jalan sepanjang kurang lebih 100 meter di depan SMKN 1 Barumun yang hingga kini belum pernah diaspal sejpemekara pemekaran.
Kondisi ini menimbulkan keluhan dari masyarakat, mengingat jalan tersebut merupakan akses penting bagi pelajar, tenaga pendidik, serta pengguna jalan lainnya. Saat musim hujan, jalan menjadi becek dan berlumpur, sementara saat kemarau menimbulkan debu yang mengganggu aktivitas.
Baca Juga : May Day 2026, Padang Lawas Dapat Kuota 750 BPJS Ketenagakerjaan
Warga berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Salah seorang warga, Andri (35), menyayangkan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki. “Sudah lama sekali jalan ini seperti ini, padahal lokasinya di pusat kota dan dekat sekolah. Sangat disayangkan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan oleh Bayo (29), yang setiap hari melintas di kawasan tersebut. “Kalau hujan sangat sulit dilewati, licin dan becek. Kami berharap segera diperbaiki agar tidak membahayakan,” katanya
Sementara itu, warga lainnya, Budi (40), berharap adanya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.
”Jangan hanya fokus di tempat tertentu saja, jalan seperti ini juga harus diperhatikan karenamenyangkut kepentingan banyak orang,” tuturnya.
Baca Juga : Hardiknas, Guru SDN 200301 Tampil dengan Busana Adat Nusantara
Masyarakat pun berharap, di usia Kabupaten Padang Lawas yang ke-18 tahun, pembangunan infrastruktur dapat lebih merata dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor jalan yang menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari.(Fazry)


