Rabu, Oktober 14, 2026

Tapsel Jadi Daerah Terbaik Indonesia di I-SIM 2025

Must Read

Sidimpuanpos.com – Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali meraih prestasi nasional dengan menempati peringkat terbaik pertama (Top 1) dalam ajang Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) 2025.

Penghargaan ini diterima Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, di Graha Surveyor Indonesia, Jakarta, Rabu (19/11/2025).

I-SIM 2025 merupakan apresiasi bagi daerah yang dinilai berhasil mempercepat pembangunan berkelanjutan, mendorong inovasi pangan, dan menjaga lingkungan berbasis masyarakat.

Baca Juga : ATR/BPN–KPK Perkuat Pengawasan Layanan Pertanahan

Tapsel sebelumnya mengikuti penjurian bersama lima daerah finalis dan menjadi satu-satunya wakil Sumatera yang meraih posisi teratas.

Bupati Gus Irawan menyampaikan rasa syukur dan menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif masyarakat.

Ia menyebut tiga finalis berasal dari Pulau Jawa, satu dari Selayar, dan Tapsel yang akhirnya menempati peringkat pertama.

Tim penilai I-SIM memberikan apresiasi besar terhadap Gerakan 1.000 Kolam Tapsel, program inovasi pangan yang dinilai selaras dengan 17 tujuan SDGs dan empat Asta Cita Presiden Prabowo, terutama terkait ketahanan pangan, ekonomi hijau-biru, energi air, dan pemerataan pembangunan desa.

Menurut Bupati, gerakan ini memperkuat Panca Cita Tapsel melalui peningkatan ekonomi pangan, pemenuhan gizi masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.

Ia juga mengungkapkan adanya peluang dukungan dana Pokir Provinsi Sumut untuk program ekonomi berkelanjutan lainnya, termasuk budidaya aren di daerah aliran sungai.

Selain Gerakan 1.000 Kolam, Tapsel terus mengembangkan kearifan lokal lubuk larangan sebagai bagian dari ketahanan pangan dan konservasi sungai.

Program ini memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis, serta telah diperkuat lewat Peraturan Desa yang mengatur denda bagi pelanggar.

Bupati menegaskan bahwa target 1.000 kolam merupakan strategi peningkatan produksi ikan menuju swasembada pada 2029.

Saat ini terdapat 801 kolam aktif dari APBD, APBDes, dan CSR, dengan 102 desa yang telah menerapkan program pangan berbasis kolam.

Jika ditambah kolam swadaya dan lubuk larangan, jumlahnya telah melampaui 1.000 kolam meski program baru berjalan kurang dari enam bulan.

Lihat Juga : Angkola Timur vs Batangtoru Warnai Final Tapsel Cup 2025

Penghargaan I-SIM 2025 menegaskan posisi Tapsel sebagai daerah dengan praktik terbaik pembangunan pangan berkelanjutan. Keberhasilan program lintas desa dan kecamatan ini dinilai mampu memadukan nilai adat, ekologi, dan ekonomi secara seimbang.

Dengan capaian Top 1 nasional, Tapsel memperkuat reputasinya sebagai daerah yang kaya kearifan lokal sekaligus inovatif dalam menjaga ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan.(Adi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This