Rabu, Oktober 14, 2026

Pasokan Terganggu, Harga Cabai di Pasar Baru Panyabungan Tembus Rp100 Ribu

Must Read

Sidimpuanpos.com – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Baru Panyabungan melonjak tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan ini diduga dipicu bencana alam di sejumlah wilayah Mandailing Natal yang mengganggu jalur distribusi.

Pemantauan menunjukkan komoditas seperti cabai, bawang, dan berbagai sayuran mengalami kenaikan signifikan, Senin (1/12/2025).

Cabai merah yang sebelumnya Rp40–50 ribu per kilogram kini menembus Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram.

Baca Juga : Polres Padangsidimpuan dan SPBU Sepakat Batasi Pembelian BBM

Harga berubah setiap hari mengikuti pasokan yang tidak stabil akibat banjir dan kerusakan jalan.

Fitri, pedagang sayur, mengatakan hampir semua bahan pokok terdampak. “Harga cabai hari ini Rp80 ribu per kilo. Tapi tiap hari bisa berubah karena pengaruh bencana. Pasokan terlambat, jadi harga ikut naik,” ujarnya.

Beberapa komoditas seperti wortel dan kacang panjang masih stabil. Beras juga tetap di kisaran Rp14.000 per kilogram. Namun pedagang menilai kestabilan itu belum mampu menutupi tingginya biaya modal.

Nur Habibah, pedagang sembako, menyebut lonjakan harga langsung memukul penjualan. “Kalau mahal begini, kurang laku jualannya. Pembeli banyak yang ngeluh, jadi dagangan lambat keluarnya,” katanya.

Untuk menyiasati, ia mengolah sebagian bahan menjadi makanan seperti bakwan. “Kalau kurang laku, saya buat olahan seperti bakwan biar tetap ada pemasukan,” tambahnya.

Dari sisi pembeli, kondisi ini juga memberatkan. Juwairiah mengaku terpaksa mengurangi belanja. “Sekarang saya terpaksa mengurangi belanja, baik bahan yang perlu maupun yang kurang perlu. Bahkan kebutuhan yang biasanya wajib saya beli pun harus saya kurangi karena harganya sudah terlalu mahal,” tuturnya.

“Biasanya saya beli cabai satu kilo, sekarang beli setengah karena mahal banget. Bawang pun naik. Kalau begini, masakan di rumah harus disesuaikan,” lanjutnya.

Pembeli lainnya, Junaidi, berharap pemerintah segera bertindak. “Kami sebagai masyarakat kesulitan banget. Gaji tak naik, harga-harga malah naik. Harapannya ada operasi pasar atau bantuan supaya harga bisa turun,” ucapnya.

Lihat Juga : PWI Luncurkan Kick Off HPN 2026 di Alun-alun Serang

Pedagang dan pembeli sepakat perlunya langkah cepat pemerintah daerah untuk menormalkan distribusi dan menyediakan solusi jangka pendek maupun panjang.

Hingga kini, harga di Pasar Baru Panyabungan masih berfluktuasi dan diperkirakan tetap tinggi selama dampak bencana belum sepenuhnya pulih.(SW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This