Sidimpuanpos.com – Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Padangsidimpuan hingga Sabtu (13/12/2025).
Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena mengganggu aktivitas dan memicu kemacetan di sekitar SPBU.
Pantauan di SPBU Padangmatinggi sekitar pukul 08.46 WIB menunjukkan antrean sepeda motor dan becak bermotor mengular hingga ke badan jalan. Para pengendara harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan BBM.
Baca Juga : Banjir Aceh Tamiang, USU Kirim Bantuan Kemanusiaan
Salah seorang warga, Angga, mengaku telah mengantre lebih dari satu jam dan menilai kondisi tersebut merugikan masyarakat kecil.
“Kalau begini terus, waktu kami habis di jalan. Mau kerja jadi terlambat, tapi kalau tidak antre, kendaraan tidak bisa jalan,” keluhnya.
Keluhan juga disampaikan pengendara becak bermotor, Darto, yang menyebut antrean BBM berdampak langsung pada penghasilan harian.
“Kami narik penumpang harian. Kalau antre lama begini, otomatis pendapatan berkurang, ongkos juga akan naik dan memicu perdebatan dengan penumpang,sementara kebutuhan rumah tangga tetap harus dipenuhi,” ujarnya.
Selain menyita waktu, antrean kendaraan turut mengganggu arus lalu lintas karena memakan sebagian ruas jalan. Pengguna jalan lain terpaksa memperlambat laju kendaraan dan meningkatkan kewaspadaan.
Lihat Juga : Erwin Efendi Lubis Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Madina
Pengendara sepeda motor, Rani, berharap ada pengaturan khusus agar antrean tidak meluber ke jalan umum.
“Harusnya ada solusi supaya antrean tidak sampai mengganggu pengguna jalan lain. Ini rawan kecelakaan, apalagi pagi hari banyak yang berangkat kerja dan sekolah,” katanya.
Warga berharap pemerintah daerah bersama Pertamina segera memastikan kelancaran distribusi BBM agar antrean panjang tidak terus berulang.(AG)


