Sidimpuanpos.com – Kondisi Sungai Galanggang di Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, saat ini terlihat lebih normal setelah dilakukan normalisasi.(28/2/2026).
Debit air tampak stabil, tidak terlalu besar maupun terlalu kecil, sehingga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai.
Normalisasi Sungai Galanggang sebelumnya telah dilaksanakan pada Sabtu, 6 Januari 2024, dengan mengerahkan alat berat atas inisiatif tokoh muda Putra Mahkota Alam Hasibuan. Kegiatan pengerukan dilakukan sebagai upaya mengantisipasi banjir yang selama ini kerap terjadi di kawasan tersebut.
Baca Juga : Resahkan Warga, Terduga Bandar Narkoba Diciduk di Sibuhuan
Diketahui, sebelum dilakukan normalisasi, Sungai Galanggang beberapa kali meluap dan membahayakan warga. Bahkan, derasnya arus air pernah mengancam struktur Jembatan Galanggang hingga mengalami keretakan dan hampir terbawa arus.
Fahri (37), warga Galanggang, menjelaskan bahwa pengerukan sungai sangat diperlukan untuk menampung dan mengarahkan debit air yang besar dari hulu.
”Normalisasi ini penting agar aliran air tetap lancar dan potensi sungai meluap bisa diminimalisir,” ujarnya.
Lihat Juga : AMPUN Laporkan Dugaan Pungli KUR BRI Unit Sosa ke Kejari Padang Lawas
Selain itu, peristiwa tragis juga pernah terjadi di sungai tersebut. Pada 23 November 2024, seorang warga bernama Panjang Panggabean (45) dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terseret arus. Berdasarkan informasi masyarakat, korban saat itu sedang mandi dan buang hajat di sungai tanpa menyadarinya kiriman air besar dari hulu.
Dengan kondisi sungai yang kini lebih tertata dan stabil, masyarakat berharap upaya perawatan dan pengawasan dapat terus dilakukan guna mencegah terjadinya banjir maupun kejadian serupa di masa mendatang.(Fazry)


