Sidimpuanpos.com – Ribuan botol plastik yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah kini berubah menjadi karya bermanfaat.
Melalui program “Aksi Bikin Ecobrick Dari Hati untuk Bumi”, sebanyak 2,5 ton sampah plastik berhasil diolah menjadi 10.000 botol ecobrick hasil kolaborasi PT Agincourt Resources (PTAR), Bank Sampah Yamantab, dan empat bank sampah di Kecamatan Batangtoru.
Hasil program yang berlangsung sejak Juli hingga Desember 2025 itu diresmikan di kawasan Sopo Daganak, Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (30/6/2026). Sebanyak 10.000 ecobrick dimanfaatkan untuk membangun Taman Ecobrick di Sopo Daganak serta menjadi signage di Martabe Cocoa dan Martabe Farm.
Baca Juga : Pecatur Taput Bersinar, Sabet Gelar Juara Umum di Samosir
Senior Manager Processing PTAR, Altur Tambun, mengatakan keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata dalam mengurangi sampah plastik sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, Bank Sampah Yamantab berperan sebagai pelaksana teknis yang melakukan sosialisasi, menghimpun ecobrick, dan memastikan target produksi tercapai, bekerja sama dengan Bank Sampah Gocap, Satahi, Naposo Hamubaon, dan Rap Hita Paias. Sementara itu, PTAR memberikan dukungan melalui pendanaan, pendampingan, serta edukasi kepada masyarakat.
Selain menghasilkan taman dan fasilitas publik, program ini juga mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah plastik.
Warga kini didorong untuk memilah, menyimpan, dan mengolah sampah menjadi ecobrick sebagai bagian dari penerapan ekonomi sirkular yang memberi manfaat bagi lingkungan sekaligus masyarakat.(Galeh)


