Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Pemulihan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, terus menjadi perhatian pemerintah bersama jajaran kepolisian. Perhatian tersebut tetap diberikan meski sebagian warga kini telah menempati Hunian Tetap (Huntap) maupun Hunian Sementara (Huntara).
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso bersama Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu turun langsung melihat kondisi masyarakat melalui kegiatan Turun ke Desa-desa (Turdes).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama rombongan menyambangi sejumlah kawasan Huntap dan Huntara sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga yang masih menjalani proses pemulihan setelah bencana.
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso mengatakan, kehadiran pemerintah dan Polri secara langsung di tengah masyarakat penting untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan warga selama masa pemulihan.
“Kita datang langsung untuk melihat kondisi mereka, mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan memberikan dukungan sesuai kemampuan yang dapat kita lakukan bersama,” ujar Anton.
Ia menjelaskan, proses pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan penyediaan tempat tinggal bagi masyarakat. Lebih dari itu, warga juga membutuhkan dukungan untuk kembali menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi seperti sebelum bencana.
Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan kerja sama dan sinergi dari berbagai pihak agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman.
Lihat Juga: Jelang HUT ke-27, Pemkab Natuna Matangkan Rangkaian Kegiatan Budaya, Olahraga dan Hiburan Rakyat
“Pemulihan pascabencana bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi bagaimana masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitasnya, merasa aman dan perlahan bangkit. Karena itu, sinergi semua pihak sangat diperlukan,” katanya.
Pada agenda Turdes itu, Kapolres Tapsel juga meninjau sejumlah kondisi di lapangan, termasuk perbaikan jembatan gantung serta kawasan Huntap Tandihat di Kecamatan Angkola Selatan.
Anton menegaskan, jajaran kepolisian akan terus memberikan perhatian terhadap keamanan, kenyamanan serta kebutuhan masyarakat yang masih berada dalam tahap pemulihan pascabencana.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam menghadapi proses pemulihan ini. Keamanan, kenyamanan dan kebutuhan masyarakat akan terus menjadi perhatian kami,” pungkasnya. (Galeh)


