Selasa, Oktober 13, 2026

Tingkatkan Pelayanan Publik Digitalisasi, Pemkab Tapsel Terapkan Transaksi Non Tunai

Must Read

Sidimpuanpos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel), dorong percepatan digitalisasi layanan publik melalui penerapan transaksi non tunai di seluruh sektor pemerintahan daerah.

Langkah ini ditandai dengan digelarnya Sosialisasi dan Implementasi Transaksi Non Tunai bagi Kepala Puskesmas, Kepala Sekolah, dan Kepala Desa se Tapsel Sebagai Agen Perluasan Transaksi Digital, di Gedung Serba Guna Sarasi, Sipirok, Kamis (15/5/2025).

Acara dibuka Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, dihadiri Wakil Bupati Tapsel, Jafar Syahbuddin Ritonga, perwakilan Bank Indonesia Sibolga, jajaran Direksi dan Pimpinan Cabang PT Bank Sumut, para pimpinan OPD, Camat, Kepala Puskesmas, Kepala Sekolah, serta Kepala Desa dan Lurah se Tapsel.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Tandatangani Pakta Integritas SPMB 2025

Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, dalam sambutannya menegaskan, digitalisasi merupakan era modern, terlebih dalam tata kelola keuangan daerah. Menurutnya, peningkatan layanan publik harus dimulai dari transformasi sistem keuangan menuju transaksi digital.

” Digitalisasi adalah arah masa depan. Kepala puskesmas, kepala sekolah dan kepala desa adalah wajah pelayanan pemerintah. Karena itu, bapak dan ibu harus menjadi agen utama perubahan, ” tegas Gus Irawan, yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bank Sumut dan Anggota DPR RI Komisi XI.

Ia mengungkapkan, sejak 2015, Tapsel telah mulai membangun fondasi digitalisasi. Namun saat ini, Tapsel justru tertinggal dari daerah lain seperti Nias Utara. Hal ini menjadi alarm bagi Pemkab Tapsel untuk mengejar ketertinggalan.

” Saat ini kita menghadapi tantangan fiskal berupa defisit anggaran. Maka efisiensi dan transparansi melalui sistem digital adalah solusi. Kita tidak punya pilihan selain beradaptasi, ” tambahnya.

Dukungan terhadap program ini datang dari PT Bank Sumut. Melalui Direktur Pemasaran Bank Sumut, Hadi Sucipto, menyatakan kesiapan pihaknya dalam memfasilitasi sistem transaksi non tunai yang terintegrasi dan aman.

” Ini adalah bentuk sinergi dan komitmen Bank Sumut dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan daerah, khususnya di Tapsel, ” ujarnya.

Lihat Juga : Pemko Padangsidimpuan Tindak Lanjuti Percepatan Penanganan Pasca Banjir dan Longsor

Kepala BPKPAD Tapsel, M. Frananda, selaku Ketua Panitia menyebutkan, transaksi digital telah diterapkan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan dan Kelurahan melalui Case Management System (CMS) hasil kolaborasi dengan Bank Sumut. Namun, sistem ini belum sepenuhnya diadopsi oleh Puskesmas dan sekolah tingkat SD-SMP, yang masih menggunakan transaksi tunai.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara juga dirangkai dengan penyaluran zakat dan beasiswa dari Unit Pengumpul Zakat Bank Sumut. Sebanyak 33 siswa menerima beasiswa dan perlengkapan belajar, serta penyaluran zakat pegawai senilai Rp81 juta untuk SDN 101213 Baringin dan SMPN 1 Sipirok. (Martahi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This