Rabu, Oktober 14, 2026

Akses Jalan Pauh Belum Pulih Usai Banjir dan Longsor

Must Read

Sidimpuanpos.com – Kondisi di Jl. Psr Baru No. 12, Cupak Tengah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, masih terdampak berat akibat banjir dan longsor yang terjadi awal pekan ini.

Pembersihan jalan terus berlangsung dan akses warga belum sepenuhnya pulih (04/12/2025).

Memasuki hari ketiga, tim gabungan dari BASARNAS, Brimob, Polisi Lalu Lintas, dan BNPB masih bekerja mengangkat material longsor dan lumpur yang menutupi badan jalan. Akibatnya, masyarakat masih kesulitan melintas.

Baca Juga : Telkomsel Salurkan Bantuan Kuota di Wilayah Banjir dan Longsor

Juwairiah, mahasiswa Universitas Andalas yang tinggal di sekitar lokasi, menyebut kondisi jalan masih sangat sulit dilewati. Tanah longsor masih dikeruk secara bertahap oleh petugas.

“Di sini masih terlihat jelas tanah longsor yang belum sepenuhnya dibersihkan. Petugas bekerja sampai sore untuk mengangkat material yang menutup jalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pekerjaan alat berat membuat debu berhamburan karena jalan belum disiram. Warga dan mahasiswa terpaksa memakai masker saat melintas.

“Kondisi jalannya belum stabil. Debunya luar biasa. Banyak warga belum beraktivitas dan pedagang masih tutup,” katanya.

Petugas memprioritaskan pembersihan area kampus karena merupakan wilayah yang paling terdampak. Universitas Andalas dijadwalkan beroperasi kembali pada Senin, 8 Desember 2025.

“Kampus mau masuk hari Senin, jadi petugas fokus dulu ke area kampus,” ujar Juwairiah.

Total jalan yang harus dibersihkan diperkirakan sekitar 10 kilometer, menyebabkan kemacetan meski polisi telah mengatur pergerakan kendaraan.

Warga tidak banyak menuntut pemerintah, tetapi berharap akses jalan bisa normal minggu ini karena menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat dan mahasiswa.

Petugas menyebut kondisi lumpur mulai menipis. Bila cuaca mendukung, akses jalan diperkirakan kembali normal dalam empat hari. “Lumpurnya sudah mulai berkurang. Katanya sekitar empat hari lagi bisa normal kalau tidak hujan,” kata Juwairiah mengutip petugas.

Lihat Juga : Belum Sempat Pulih, Banjir Susulan Landa Kota Medan

Masyarakat diminta berhati-hati, memakai masker, dan menggunakan helm karena jalan masih licin dan berdebu. “Petugas selalu bilang hati-hati, pakai masker, dan jangan lupa helm,” ujarnya.

Juwairiah juga berterima kasih kepada seluruh petugas yang bekerja sejak hari pertama bencana.

“Terima kasih kepada petugas karena gerakannya cepat. Mereka bekerja dari pagi sampai sore,” ungkapnya.

Ia turut memberi pesan kepada warga terdampak, “Untuk warga yang kena musibah, tetap sabar. Pasti ada hikmah di balik ini.”(SW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This