Sidimpuanpos.com – Memasuki hari ke enam bulan suci Ramadhan, kawasan sekitar Masjid Raya Al-Abror berubah menjadi lautan manusia.
Sebagai pusat kuliner berbuka puasa paling ikonik di Kota Padangsidimpuan, ribuan warga datang menyerbu berbagai lapak takjil yang berjejer di sepanjang jalan, yang mengakibatkan arus lalu lintas terkunci total. Selasa (24/02/2026).
Kepadatan mulai memuncak pada sore hari saat warga dari berbagai penjuru kota mulai memadati area pelataran dan jalanan di sekitar masjid.
Baca Juga : ‎Polsek Padang Bolak Intensifkan Razia Tempat Hiburan Malam Selama Ramadan
Kendaraan roda dua maupun roda empat nyaris tidak bergerak karena penyempitan jalan akibat banyaknya pembeli yang berhenti di bahu jalan.
Antrean panjang terlihat mengular dari arah pusat kota menuju Masjid Raya. Suasana riuh rendah para pedagang dan pembeli berpadu dengan klakson kendaraan yang terjebak di tengah kemacetan “tradisional” tahunan ini.
Kondisi ini memicu komentar beragam dari warga yang berada di lokasi. Sebagian memaklumi, namun sebagian lainnya merasa terganggu dengan kurangnya pengaturan parkir.
​”Masjid Raya ini memang pusatnya takjil, semua ada di sini. Tapi ya risikonya begini, mau masuk ke area parkir saja sudah syukur kalau bisa bergerak. Sepertinya warga Padangsidimpuan semuanya tumpah ke sini sore ini,” kata Aris, seorang warga yang sedang mengantre es buah.
Di sisi lain, pengguna jalan yang hanya ingin melintas merasa cukup kesulitan.
Lihat Juga : Bazar Ramadhan Fair, Arus Kendaraan di Tanah Lapang Merdeka Padat
​”Harusnya ada jalur khusus atau petugas yang lebih banyak stand by di titik ini. Masalahnya bukan cuma yang belanja, tapi banyak yang parkir sembarangan jadi jalanan makin sempit. Padahal kalau tertib, macetnya nggak akan separah ini,” keluh Murni, warga yang hendak pulang ke arah Sadabuan.
Meski kemacetan melumpuhkan jalur utama, semangat Ramadhan sangat terasa di kawasan ini. Para pedagang tampak kewalahan melayani pesanan, menandakan geliat ekonomi warga Sidimpuan yang luar biasa di awal bulan suci ini.(Dani)


